Tak Lolos Sensor, Primetime Dilarang Tayang di Malaysia
Film psychological thriller terbaru Robert Pattinson, Primetime, resmi dilarang tayang di Malaysia setelah dinyatakan tidak lulus sensor oleh Lembaga Penapis Filem (LPF).
Batalnya penayangan film garapan sutradara Lance Oppenheim (The Whale, The Happiest Guy in the World) tersebut dikonfirmasi langsung Antenna Entertainment selaku distributor lokal Primetime.
Melalui pernyataan resmi di media sosial pada Selasa (6/10), Antenna menyampaikan penyesalan mendalam kepada para pencinta film di Malaysia terkait pembatalan jadwal edar Primetime.
"Sayangnya, film ini telah DILARANG oleh Lembaga Penapis Filem (LPF)," tulis Antenna dalam unggahannya.
"Kami dengan tulus memohon maaf atas kekecewaan ini dan berterima kasih kepada semua orang atas dukungan dan minat terhadap PRIMETIME." Secara terpisah, jaringan bioskop terbesar di Malaysia, Golden Screen Cinemas (GSC), turut mengonfirmasi pembatalan rilis film tersebut kepada para calon penonton.
Namun, pihak GSC tidak secara eksplisit menyebut larangan sensor sebagai alasan penarikan film dari jaringan bioskop mereka.
"Antenna telah mengumumkan Primetime telah dibatalkan dan tidak akan lagi direncanakan tayang di Malaysia," tulis GSC.
Hingga saat ini, baik Antenna maupun GSC tidak membeberkan pertimbangan atau poin spesifik di balik keputusan pelarangan tersebut.
Pihak LPF pun belum mengeluarkan pernyataan publik resmi mengenai alasan penolakan izin tayang film ini.
Keputusan pelarangan penayangan ini mengemuka setelah Antenna dan TGV Cinemas sebelumnya sempat mengumumkan penundaan jadwal rilis pada 19 September lalu.
Kala itu, jadwal pemutaran Primetime di Malaysia yang semula direncanakan meluncur pada 1 Oktober digeser menjadi 8 Oktober.
Disutradarai Lance Oppenheim, Primetime menempatkan Robert Pattinson sebagai pemeran utama sekaligus produser.
Dalam film tersebut, Pattinson melakoni peran sebagai pembawa acara televisi fiksional yang terinspirasi dari sosok Chris Hansen, presenter acara reality show NBC populer To Catch a Predator.
Sederet jajaran pemain yang turut membintangi film ini di antaranya Merritt Wever, Skyler Gisondo, serta musisi Phoebe Bridgers.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/tak-lolos-sensor-primetime-dilarang-tayang-di-malaysia-c753a59c/.
Baca juga
The Future Fest 2026 perluas akses pendidikan tinggi
ANTARA - The Future Fest 2026 menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal berbagai peluang pendidikan tinggi dan beasiswa dari dalam maupun luar negeri.
Relawan Gibran Sujud Syukur Usai MK Tak Terima Gugatan Denny Indrayana Dkk
Relawan Militan Gibran 08 Nusantara sujud syukur menyambut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang tidak menerima gugatan mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana dkk.
Claresta Taufan sebut tema film "Bapak Paling Jujur" bikin deg-degan
Jakarta (ANTARA) - Aktris Claresta Taufan menyebut film "Bapak Paling Jujur" arahan sutradara Fajar Nugros temanya bikin hati deg-degan.
Ayah-Ibu, Ini Tips Membimbing Anak Remaja yang Mulai Pacaran
Beranjak remaja, anak sudah mulai penasaran dengan dunia asmara, bahkan tak sedikit di antara mereka yang ingin coba-coba pacaran.