Lewati ke konten

Jumat, 2 Oktober 2026964 berita

TNI terima penyerahan puluhan senjata api beserta ribuan amunisi bekas konflik sosial Maluku UtaraPolisi Selidiki Wanita Dianiaya Usai Dituduh Curi Amplop Hajatan di JakselVIDEO: Polisi Bongkar Laboratorium Rahasia Produksi Vape EtomidateThailand Cabut Kewarganegaraan Pengusaha Israel, Ini AlasannyaRusia tegaskan akan merespons atas ancaman terhadap KaliningradTempat Taco di Jakarta yang Sering Direkomendasikan, Bisa Dipesan di GrabFoodKepala BGN minta pemda kontribusi sidak SPPG pastikan keamanan panganPihak Richard Lee Soroti Alokasi Waktu Sidang, Tuntut Kesetaraan Hak Pembelaan di Depan HakimBupati Gowa Tak Ditahan Usai Diperiksa Kortas Tipikor PolriSertijab Kapolri dari Listyo ke Suyudi Digelar Sore Ini
Nasional

TNI terima penyerahan puluhan senjata api beserta ribuan amunisi bekas konflik sosial Maluku Utara

Antara 2 menit baca 384 kata
TNI terima penyerahan puluhan senjata api beserta ribuan amunisi bekas konflik sosial Maluku Utara — gambar dari Antara
Gambar dari Antara. Ringkasan oleh Zona News.

TNI terima penyerahan puluhan senjata api beserta ribuan amunisi bekas konflik sosial Maluku Utara Jumat, 2 Oktober 2026 11:34 WIB Anggota TNI AD memperlihatkan amunisi saat rilis penyerahan sukarela senjata api dari masyarakat di Makorem 152/Babullah, Ternate, Maluku Utara, Jumat (2/10/2026). Kodam XV/Pattimura melalui Korem 152/Babullah menerima 75 pucuk senjata api ilegal, 1.069 butir amunisi, dan bahan peledak dari warga bekas peninggalan konflik sosial di Maluku Utara sekitar 1999-2000 serta senjata organik peninggalan keluarga yang diselundupkan dari Filipina sebagai upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Maluku Utara. ANTARA FOTO/Andri Saputra/nym.

Anggota TNI AD dan Tim Intel Korem 152/Babullah mengamati senjata api saat rilis penyerahan sukarela senjata api dari masyarakat di Makorem 152/Babullah, Ternate, Maluku Utara, Jumat (2/10/2026). Kodam XV/Pattimura melalui Korem 152/Babullah menerima 75 pucuk senjata api ilegal, 1.069 butir amunisi, dan bahan peledak dari warga bekas peninggalan konflik sosial di Maluku Utara sekitar 1999-2000 serta senjata organik peninggalan keluarga yang diselundupkan dari Filipina sebagai upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Maluku Utara. ANTARA FOTO/Andri Saputra/nym.

Anggota Tim Intel Korem 152/Babullah memperlihatkan pistol VOC tahun 1771 saat rilis penyerahan sukarela senjata api dari masyarakat di Makorem 152/Babullah, Ternate, Maluku Utara, Jumat (2/10/2026). Kodam XV/Pattimura melalui Korem 152/Babullah menerima 75 pucuk senjata api ilegal, 1.069 butir amunisi, dan bahan peledak dari warga bekas peninggalan konflik sosial di Maluku Utara sekitar 1999-2000 serta senjata organik peninggalan keluarga yang diselundupkan dari Filipina sebagai upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Maluku Utara. ANTARA FOTO/Andri Saputra/nym.

Penyerahan senjata api sisa peninggalan konflik di Malut Penyerahan senjata api sisa peninggalan konflik di Malut. Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XV/Pattimura Mayor Jenderal TNI Dody Triwinarto (tengah) didampingi Komandan Korem (Danrem) 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin (keenam kiri) beserta jajaran memperlihatkan amunisi saat rilis penyerahan sukarela senjata api dari masyarakat di Makorem 152/Babullah, Ternate, Maluku Utara, Jumat (2/10/2026). Kodam XV/Pattimura melalui Korem 152/Babullah menerima 75 pucuk senjata api ilegal, 1.069 butir amunisi, dan bahan peledak dari warga bekas peninggalan konflik sosial di Maluku Utara sekitar 1999-2000 serta senjata organik peninggalan keluarga yang diselundupkan dari Filipina sebagai upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Maluku Utara. ANTARA FOTO/Andri Saputra/hmaAntara Foto/Andri Saputra (Antara Foto/Andri Saputra) Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/tni-terima-penyerahan-puluhan-senjata-api-beserta-ribuan-amunisi-161315f2/.

Baca juga

VIDEO: Polisi Bongkar Laboratorium Rahasia Produksi Vape Etomidate

VIDEO: Polisi Bongkar Laboratorium Rahasia Produksi Vape Etomidate CNN Indonesia TV | CNN Indonesia Jumat, 02 Okt 2026 11:48 WIB Jakarta, CNN Indonesia -- Polresta Bandara Soekarno-Hatta membongkar tiga pabrik rumahan yang memproduksi vape etomidate dari sebuah perumahan dan…

CNN Indonesia

Semua berita Nasional