Trump Mau Serang Iran Gila-gilaan jika Terbukti Dalang Insiden Flyduba
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjanji bakal menyerang Iran besar-besaran jika Teheran terbukti dalang di balik insiden Flydubai.
Dalam pernyataan kepada reporter pada Kamis (1/10), Trump mengatakan AS akan mempertimbangkan serangan balasan ke Iran apabila hasil penyelidikan menemukan bahwa Teheran benar terkait insiden tersebut.
"Mereka akan diserang kuat-kuat, tenang saja," kata Trump, seperti dikutip Anadolu Agency.
Pesawat Flydubai dengan nomor penerbangan FZ1073 nyaris celaka pada Rabu (30/9) setelah salah satu pilot dilaporkan mencoba menjatuhkan pesawat.
Insiden itu terjadi saat pesawat berada di wilayah udara Yordania, sekitar 90 menit setelah lepas landas dari Dubai, Uni Emirat Arab.
Peristiwa ini sempat diduga pembajakan karena pesawat mengirimkan sinyal 7500 dan tak lama kemudian hilang kontak. Pesawat juga terlacak menukik tajam dari ketinggian 34.000 kaki ke ketinggian 17.000 kaki dalam kurun waktu kurang dari satu menit.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kemudian menggelar rapat darurat untuk menilai situasi pada pesawat yang mestinya mendarat di Tel Aviv itu. Hasilnya disimpulkan bahwa peristiwa ini bukan pembajakan melainkan perkelahian antarpilot.
Para pilot disebut adu jotos setelah salah satunya berniat menjatuhkan pesawat berpenumpang 174 orang tersebut.
Pesawat pada akhirnya mendarat darurat dengan selamat di Arab Saudi. Pilot yang hendak mencelakai pesawat saat ini dalam penyelidikan.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/trump-mau-serang-iran-gila-gilaan-jika-terbukti-dalang-insiden-flyduba-a38a2e36/.
Baca juga
CDC: Campak di Amerika Serikat hampir 3.900 kasus
Washington (ANTARA) - Jumlah kasus penyakit campak yang sedang melanda di Amerika Serikat kini mendekati 3.900, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Jumat (2/10).
Hasil Kualifikasi MotoGP Jepang: Martin Rebut Pole usai Salip Marquez
Jorge Martin berhasil merebut pole position mengalahkan Marc Marquez usai menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi di Sirkuit Motegi, Sabtu (3/10).
Arab Saudi Siapkan Perang Besar, Awas "Banjir Darah" di Timur Tengah
Arab Saudi Siapkan Perang Besar, Awas "Banjir Darah" di Timur Tengah Jakarta, CNBC Indonesia - Arab Saudi tengah menyiapkan operasi militer terhadap kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman.
Mampukah Irak Kelola Keamanan Setelah Ditinggalkan Pasukan AS?
Setelah berada di Irak selama 12 tahun, Amerika Serikat mengumumkan telah menyelesaikan penarikan seluruh pasukan dari Irak pada Rabu (30/9) usai menjalankan misi memerangi ISIS.