Lewati ke konten

Jumat, 2 Oktober 2026964 berita

Trump Sebut Gedung Putih Kumuh dan Memalukan Sebelum DirenovasiPolisi Selidiki Wanita Dianiaya Usai Dituduh Curi Amplop Hajatan di JakselVIDEO: Polisi Bongkar Laboratorium Rahasia Produksi Vape EtomidateThailand Cabut Kewarganegaraan Pengusaha Israel, Ini AlasannyaRusia tegaskan akan merespons atas ancaman terhadap KaliningradTempat Taco di Jakarta yang Sering Direkomendasikan, Bisa Dipesan di GrabFoodKepala BGN minta pemda kontribusi sidak SPPG pastikan keamanan panganPihak Richard Lee Soroti Alokasi Waktu Sidang, Tuntut Kesetaraan Hak Pembelaan di Depan HakimBupati Gowa Tak Ditahan Usai Diperiksa Kortas Tipikor PolriSertijab Kapolri dari Listyo ke Suyudi Digelar Sore Ini
Internasional

Trump Sebut Gedung Putih Kumuh dan Memalukan Sebelum Direnovasi

CNN Indonesia 2 menit baca 390 kata
Trump Sebut Gedung Putih Kumuh dan Memalukan Sebelum Direnovasi — gambar dari CNN Indonesia
Gambar dari CNN Indonesia. Ringkasan oleh Zona News.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menyebut Gedung Putih sebagai bangunan yang kumuh dan memalukan sebelum ia melakukan renovasi besar-besaran.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam wawancara eksklusif dengan TIME Magazine yang diterbitkan pada Kamis (1/10).

Dalam wawancara selama 75 menit di Ruang Oval, Trump membahas berbagai isu, mulai dari perang dengan Iran, renovasi Gedung Putih, penyesalan membeli SCOTUS, pembongkaran Kennedy Center, hingga rencana pengampunan bagi sejumlah anggota pemerintahannya.

Trump turut membanggakan proyek renovasi besar-besaran yang ia lakukan di Gedung Putih.

Ia menggambarkan kondisi bangunan tersebut sebelum renovasi sebagai sebagai "tempat kumuh yang memalukan" dan "kekacauan menjijikkan".

Sejak menjabat, Trump melakukan berbagai perubahan pada bangunan bersejarah itu. Ia melapisi sejumlah bagian Ruang Oval dengan emas. Sentuhan desain serupa kemudian diterapkan di beberapa ruangan lain.

Trump juga mengubah Taman Mawar dengan memasang lapisan batu dan menatanya menyerupai teras di kediaman pribadinya, Mar-a-Lago.

Selain itu, ia membangun "Jalan Kehormatan Kepresidenan" di sepanjang Kolonade Barat. Area tersebut menampilkan biografi para mantan Presiden AS yang ditulis dengan gaya khas Trump dan dilengkapi jalur granit baru.

Sejumlah fasilitas lain juga mengalami perubahan. Trump menambahkan tiang bendera berukuran besar dan landasan helikopter di halaman Gedung Putih. Ia juga memperbarui lantai Palm Room serta kamar mandi di Lincoln Bedroom menggunakan marmer.

Trump juga mengawasi pembangunan ruang dansa baru seluas sekitar 90.000 kaki persegi. Ia menyebut bangunan tersebut nantinya juga akan berfungsi sebagai kompleks militer.

Dalam wawancara itu, TIME Magazine mempertanyakan pentingnya proyek renovasi tersebut bagi masyarakat AS yang tengah kesulitan memenuhi kebutuhan hidup dan membayar tagihan.

Trump menjawab bahwa Gedung Putih memiliki makna simbolis yang sangat penting bagi Amerika Serikat.

"[Gedung Putih] adalah simbol yang sangat istimewa. Ini adalah simbol Amerika. Ini adalah simbol kebesaran kita. Saya pikir, mungkin ini adalah simbol terpenting yang kita miliki," ujarnya.

Trump kemudian menceritakan kondisi Gedung Putih saat pertama kali menjabat. Ia mengklaim sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan dan tidak terawat.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/trump-sebut-gedung-putih-kumuh-dan-memalukan-sebelum-direnovasi-f3333a87/.

Baca juga

Thailand Cabut Kewarganegaraan Pengusaha Israel, Ini Alasannya

Thailand Cabut Kewarganegaraan Pengusaha Israel, Ini Alasannya Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Thailand mencabut kewarganegaraan seorang pengusaha kelahiran Israel, Ariel Blustein, setelah menemukan bukti bahwa ia masih menggunakan kewarganegaraan dan paspor lamanya setelah…

CNBC Indonesia

Kolom Pakar: Pemeriksaan TB untuk WNI yang Akan ke Jepang

Liputan6.com, Jakarta - Pada September 2026, bulan yang lalu, Kedutaan Besar RI di Tokyo, Jepang, mengeluarkan informasi aturan baru bagi kita orang Indonesia yang berjudul 'Pemeriksaan TB untuk WNI yang akan ke Jepang', lengkapnya di laman konsuler.kbritokyo.jp.

Liputan6 Kesehatan

Semua berita Internasional