Lewati ke konten

Sabtu, 3 Oktober 20261326 berita

Waspada Malware, Ini 4 Fitur Keamanan Tersembunyi Windows 11 yang Wajib AktifIni Respons Menhub soal KAI Bakal Impor KRL Bekas Jepangamp;nbsp;Link Live Streaming Voli Pantai Asian Games 2026: Peluang Emas Sofyan/BintangMasuk Wantimpres, Budi Gunawan Fokus Kawal Program Prioritas PrabowoAsal usul tanda tangan dan bagaimana sejarahnyaProfil dan Pendidikan Mashudi, Dirjenpas yang Mundur Buntut Kasus Lapas CibinongPB IPSI jajaki Hong Kong jadi basis baru pencak silat internasionalSaat Jenderal Suyudi Langsung Cium Tangan Ibu Usai Jadi KapolriHasil Timnas Indonesia U-17 vs Bahrain U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027BRI Hadirkan BRImo Junior, Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini
Teknologi

Waspada Malware, Ini 4 Fitur Keamanan Tersembunyi Windows 11 yang Wajib Aktif

Liputan6 Tekno 3 menit baca 638 kata
Waspada Malware, Ini 4 Fitur Keamanan Tersembunyi Windows 11 yang Wajib Aktif — gambar dari Liputan6 Tekno
Gambar dari Liputan6 Tekno. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Banyak pengguna Windows yang mengandalkan fitur keamanan bawaan untuk menjaga perangkat mereka dari serangan siber. Sayangnya, pengaturan standar tersebut sering kali dibiarkan begitu saja tanpa dioptimalkan—sampai akhirnya ancaman keamanan benar-benar datang menyerang.

Dikutip dari How-To Geek, Jumat (2/10/2026), belakangan marak malware yang menyamar sebagai aplikasi populer dan tepercaya. Malware ini bekerja secara cerdik dengan melumpuhkan sistem keamanan Windows secara diam-diam.

Kondisi inilah yang membuat kamu perlu mengaktifkan fitur perlindungan ekstra, seperti Tamper Protection hingga menjelajahi fitur keamanan tersembunyi lainnya di Windows 11.

Kabar baiknya, seluruh fitur rahasia ini bisa kamu akses dengan mudah melalui menu pengaturan sistem (Settings) tanpa perlu melakukan modifikasi Registry yang rumit.

1. Tamper Protection Malware canggih bisa saja menonaktifkan fitur keamanan di komputer kamu. Beberapa jenis malware memang tidak langsung mengambil alih kendali perangkat, melainkan pelan-pelan mematikan pengaturan keamanan dasar.

Begitu berhasil memegang kendali penuh, perangkat lunak berbahaya ini bisa melakukan berbagai tindakan destruktif, mulai dari mengubah file penting hingga mencuri data sensitif.

Di sinilah peran fitur Tamper Protection. Fitur ini mampu menghentikan aplikasi atau proses apa pun agar tidak bisa mengubah atau mematikan sistem keamanan Windows, bahkan jika aplikasi berbahaya tersebut memiliki hak akses administrator. Selain itu, Tamper Protection juga memblokir modifikasi Registry yang mencurigakan.

- Buka menu Settings > Privacy & security > Windows Security.

- Pilih Virus & threat protection > klik Manage settings.

- Cari opsi Tamper Protection, lalu geser tombol ke posisi On (Aktif).

2. Controlled Folder Access Fitur Controlled Folder Access sangat berguna untuk mengunci dokumen pribadi, foto, hingga file sensitif seperti rekam medis atau laporan keuangan yang tersimpan di komputer.

Survei dari Pew Research Center menunjukkan bahwa sekitar 10 persen responden pernah kehilangan akses ke file atau komputer mereka akibat serangan ransomware, di mana korban baru bisa mengakses data kembali setelah membayar uang tebusan.

Pelaku kejahatan siber biasanya menggunakan aplikasi yang tampak tidak berbahaya untuk mengunci file. Pengguna pun sering kali baru menyadarinya saat semuanya sudah terlambat.

Fitur ini akan memblokir aplikasi mencurigakan yang mencoba mengubah file di dalam folder terproteksi. Kamu bahkan bisa memilih folder spesifik yang ingin dilindungi serta memasukkan daftar aplikasi tepercaya (whitelist). Jika ada aplikasi tidak dikenal yang mencoba masuk, Windows akan langsung memblokir sekaligus mengirimkan notifikasi.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/waspada-malware-ini-4-fitur-keamanan-tersembunyi-windows-11-yang-ce444b46/.

Baca juga

Semua berita Teknologi