Mata Minus Tinggi Bisa Picu Katarak Lebih Awal
Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.
Liputan6.com, Jakarta - Katarak umumnya berkaitan dengan proses penuaan yang menyebabkan lensa mata perlahan menjadi keruh. Pada orang dengan kondisi mata normal, katarak lebih sering ditemukan pada usia lanjut tapi tidak halnya dengan mata minus tinggi.
Pada seseorang dengan kondisi mata minus tinggi biasanya di atas 6 punya risiko katarak sebelum seseorang memasuki usia lanjut.
“Kita kalau ngomongin standar usia katarak orang normal itu 65, belum pasti, ada plus minus. Tapi, kalau misalnya dia high (minus tinggi), biasanya bisa under 60," terang dokter spesialis mata Milzan Murtadha dalam acara yang digelar oleh JEC Eye Hospitals & Clinics di Jakarta pada Rabu (30/9/2026).
Maka dari itu, Milzan mengingatkan untuk orang dengan minus tinggi melakukan pemeriksaan mata secara berkala agar bisa memantau kondisi lensa dan kesehatan mata secara keseluruhan.
Operasi pada Anak dengan Mata Minus Tinggi Jika katarak sudah mengganggu penglihatan, dokter dapat mempertimbangkan tindakan operasi untuk mengganti lensa mata yang telah keruh dengan lensa tanam atau Intraocular Lens (IOL).
Salah satu teknik yang digunakan dalam operasi katarak adalah fakoemulsifikasi. Dalam prosedur ini, lensa mata yang keruh dihancurkan dan dikeluarkan melalui sayatan kecil, kemudian digantikan dengan lensa tanam.
Meski demikian, Milzan mengatakan bahwa prosedur pada seseorang dengan kondisi ini, khusus pada anak-anak, tidak dapat sepenuhnya disamakan dengan operasi katarak pada orang dewasa karena terdapat penyesuaian berdasarkan kondisi mata.
"Biasanya sih tetap yang fakoemulsifikasi. Tapi ada modifikasi karena untuk anak, higher myop biasanya sih minus 6 ke atas," jelasnya.
Sementara itu, penggunaan teknologi FLACS juga tidak serta-merta dapat diterapkan pada semua pasien anak dan tetap akan bergantung pada kondisi dan ukuran mata pasien.
"Apakah bisa di FLACS atau nggak tergantung. Tergantung dari besar matanya biasanya," kata Milzan.
Tidak Semua Mata Minus Tinggi Langsung Operasi Katarak Kondisi mata minus tinggi juga tidak selalu berarti pasien harus menjalani operasi katarak. Jika lensa mata masih dalam kondisi baik dan pasien belum mengalami katarak, pilihan koreksi penglihatan dapat berbeda.
Milzan menjelaskan bahwa pasien dengan minus tinggi yang belum mengalami katarak dapat mempertimbangkan tindakan untuk mengoreksi kelainan refraksi, seperti LASIK, selama hasil pemeriksaan mata menunjukkan bahwa tindakan tersebut memungkinkan.
"Kalau cuma minus aja ya. Nggak usah di-FLACS, di-LASIK nggak apa-apa, bisa. Asal pemeriksaannya tadi ya," katanya.
Namun, dokter juga menekankan jika kondisi mata minus ternyata diiringi dengan katarak, maka penanganan lebih lanjut bisa dilakukan langsung dengan satu tindakan operasi saja.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/mata-minus-tinggi-bisa-picu-katarak-lebih-awal-57a045ab/.
Related
Pihak Ruben Onsu Tanggapi Gugatan Wanprestasi Sarwendah
- Sarwendah menggugat wanprestasi Ruben Onsu dan BCA, sidang perdana 13 Oktober. - Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menunggu panggilan resmi pengadilan. - Minola belum resmi menjadi kuasa hukum Ruben untuk kasus wanprestasi ini.
Setelah Kerja, Nostalgia 2000-an di Senopati: Fimelahood Hangout Hadirkan Early Party
Liputan6.com, Jakarta - Selepas jam kantor, Fimela mengajak komunitas Fimelahood kembali ke era 2000-an lewat Fimelahood Hangout: "Bring Back 2000s, Ladies!" pada 25 September 2026.
Kondisi RPTRA Pedongkelan Jakbar Usai Fasilitasnya Digasak Maling
Sejumlah fasilitas di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pedongkelan, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar), hilang dicuri. Kondisi RPTRA itu tampak tak terawat hingga kumuh.
Fashion Casual Go Youn Jung dengan Make Up Natural di Paris
- Go Youn Jung memukau dengan potret kasual naturalnya saat liburan di Paris. - Gayanya kasual menawan, dari sweatshirt hingga trench coat, bahkan aksi uniknya. - Di tengah liburan, ia tetap aktif dengan proyek film 'Nambeol' dan 'Moving 2'.