Skip to content

Thursday, 1 October 2026727 stories

Netanyahu Sebut Pilot Hendak Jatuhkan Pesawat Sebelum Dialihkan ke SaudiIni Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
International

Netanyahu Sebut Pilot Hendak Jatuhkan Pesawat Sebelum Dialihkan ke Saudi

Detik 3 min read 522 kata
Netanyahu Sebut Pilot Hendak Jatuhkan Pesawat Sebelum Dialihkan ke Saudi — gambar dari Detik
Image from Detik. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

Penerbangan pesawat flydubai tujuan Israel dari Dubai, Uni Emirate Arab (UEA), tiba-tiba dialihkan ke Arab Saudi. Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyebut sang pilot hendak menjatuhkan pesawat dan membunuh para penumpangnya.

Dilansir AFP, Rabu (30/9/2026), para penumpang memberikan keterangan serupa mengenai insiden di dalam pesawat. Mereka menggambarkan adanya perebutan kendali setelah pesawat tiba-tiba menukik tajam, kehilangan ketinggian sekitar 17.000 kaki dalam waktu satu menit, menurut situs web Flightradar24.

flydubai menyatakan seluruh penumpang 174 orang, di mana 166 orang di antaranya adalah warga Israel, dalam keadaan selamat. Dalam pernyataannya, flydubai juga belum mengetahui penyebab keributan di dalam pesawat.

Seorang penumpang mengatakan kepada AFP rombongan tersebut telah melanjutkan perjalanan ke Tel Aviv setelah sempat menunggu di Tabuk, Arab Saudi.

"Selama penerbangan, saat mereka mendekati negara tujuan, salah satu pilot menikam pilot lainnya dan tampaknya mencoba menjatuhkan pesawat beserta seluruh orang di dalamnya," ujar Netanyahu dalam sebuah pesan video.

Netanyahu mengaku telah berbicara dengan seorang penumpang asal Israel yang menerobos masuk ke kokpit saat pesawat mulai menukik dan bergulat melawan pilot yang berusaha menjatuhkan pesawat tersebut.

"Saya memberikan penghormatan kepada para pahlawan ini, yang menunjukkan kecerdikan dan keberanian luar biasa. Mereka menyelamatkan banyak nyawa; mereka mencegah terjadinya bencana besar," kata Netanyahu.

Menurut maskapai, penerbangan tersebut dialihkan rutenya ke Tabuk pada pukul 09.45 waktu setempat, dan kapten serta kopilot ditemukan mengalami luka-luka lalu dilarikan ke rumah sakit.

Kesaksian Penumpang Penumpang bernama Miryam Shira Ohayon mengatakan pesawat itu hampir kehilangan kendali saat insiden penusukan terjadi di wilayah udara Yordania, dalam perjalanan dari Dubai menuju Tel Aviv.

"Kopilot mencoba membunuh pilot dan pada dasarnya melakukan aksi bunuh diri menggunakan pesawat tersebut," ujarnya kepada wartawan melalui sambungan telepon yang dipegang oleh ibunya, yang sedang menanti kedatangannya di Bandara Ben Gurion dekat Tel Aviv.

"Pesawat itu benar-benar nyaris jatuh, dan hanya berkat kesigapan banyak orang yang berhasil mengendalikan kopilot serta melumpuhkannya, situasi bisa teratasi," katanya.

"Ada juga seorang dokter yang memberikan pertolongan pertama, serta orang-orang yang merawat keduanya. Selain pilot, tidak ada korban luka lain, namun ketakutan terbesar saat itu adalah pesawat akan jatuh-yang memang merupakan tujuan tindakan pelaku," tambahnya.

Sebuah video dari dalam pesawat yang diunggah ulang oleh pengguna media sosial Israel, seorang penumpang dengan darah yang mengucur karena luka terbuka di kepalanya memohon bantuan dan mengatakan pesawat sedang turun menuju Arab Saudi, negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

"Kami sedang mengalami serangan di dalam pesawat. Kami baru saja melumpuhkan teroris tersebut dan bersiap untuk mendarat," ujar pria itu dalam bahasa Ibrani.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/netanyahu-sebut-pilot-hendak-jatuhkan-pesawat-sebelum-dialihkan-ke-525c5a69/.

Related

Semua berita Internasional