Lewati ke konten

Kamis, 1 Oktober 2026258 berita

Netanyahu Sebut Pilot Hendak Jatuhkan Pesawat Sebelum Dialihkan ke SaudiPemkot Palu hadirkan 24 perusahaan dalam Job Fair 2026Empat korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di KaltengJasa Raharja bayarkan santunan Rp3,02 miliar korban Kapal VirgoKejati Bali tetapkan tersangka dugaan korupsi rugikan ASABRI Rp100 MIndro terkejut generasi Z masih hafal lagu-lagu WarkopSetahun Sekolah Rakyat di Makassar, siswa makin mandiriReality Club dan Phum Viphurit akan tampil di Synchronize Fest 2026Aceh Barat percepat realisasi TKD Rp68 miliar untuk pemulihanApindo: RUU Ketenagakerjaan harus seimbang antara pekerja dan industri
Internasional

Netanyahu Sebut Pilot Hendak Jatuhkan Pesawat Sebelum Dialihkan ke Saudi

Detik 3 menit baca 522 kata
Netanyahu Sebut Pilot Hendak Jatuhkan Pesawat Sebelum Dialihkan ke Saudi — gambar dari Detik
Gambar dari Detik. Ringkasan oleh Zona News.

Penerbangan pesawat flydubai tujuan Israel dari Dubai, Uni Emirate Arab (UEA), tiba-tiba dialihkan ke Arab Saudi. Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyebut sang pilot hendak menjatuhkan pesawat dan membunuh para penumpangnya.

Dilansir AFP, Rabu (30/9/2026), para penumpang memberikan keterangan serupa mengenai insiden di dalam pesawat. Mereka menggambarkan adanya perebutan kendali setelah pesawat tiba-tiba menukik tajam, kehilangan ketinggian sekitar 17.000 kaki dalam waktu satu menit, menurut situs web Flightradar24.

flydubai menyatakan seluruh penumpang 174 orang, di mana 166 orang di antaranya adalah warga Israel, dalam keadaan selamat. Dalam pernyataannya, flydubai juga belum mengetahui penyebab keributan di dalam pesawat.

Seorang penumpang mengatakan kepada AFP rombongan tersebut telah melanjutkan perjalanan ke Tel Aviv setelah sempat menunggu di Tabuk, Arab Saudi.

"Selama penerbangan, saat mereka mendekati negara tujuan, salah satu pilot menikam pilot lainnya dan tampaknya mencoba menjatuhkan pesawat beserta seluruh orang di dalamnya," ujar Netanyahu dalam sebuah pesan video.

Netanyahu mengaku telah berbicara dengan seorang penumpang asal Israel yang menerobos masuk ke kokpit saat pesawat mulai menukik dan bergulat melawan pilot yang berusaha menjatuhkan pesawat tersebut.

"Saya memberikan penghormatan kepada para pahlawan ini, yang menunjukkan kecerdikan dan keberanian luar biasa. Mereka menyelamatkan banyak nyawa; mereka mencegah terjadinya bencana besar," kata Netanyahu.

Menurut maskapai, penerbangan tersebut dialihkan rutenya ke Tabuk pada pukul 09.45 waktu setempat, dan kapten serta kopilot ditemukan mengalami luka-luka lalu dilarikan ke rumah sakit.

Kesaksian Penumpang Penumpang bernama Miryam Shira Ohayon mengatakan pesawat itu hampir kehilangan kendali saat insiden penusukan terjadi di wilayah udara Yordania, dalam perjalanan dari Dubai menuju Tel Aviv.

"Kopilot mencoba membunuh pilot dan pada dasarnya melakukan aksi bunuh diri menggunakan pesawat tersebut," ujarnya kepada wartawan melalui sambungan telepon yang dipegang oleh ibunya, yang sedang menanti kedatangannya di Bandara Ben Gurion dekat Tel Aviv.

"Pesawat itu benar-benar nyaris jatuh, dan hanya berkat kesigapan banyak orang yang berhasil mengendalikan kopilot serta melumpuhkannya, situasi bisa teratasi," katanya.

"Ada juga seorang dokter yang memberikan pertolongan pertama, serta orang-orang yang merawat keduanya. Selain pilot, tidak ada korban luka lain, namun ketakutan terbesar saat itu adalah pesawat akan jatuh-yang memang merupakan tujuan tindakan pelaku," tambahnya.

Sebuah video dari dalam pesawat yang diunggah ulang oleh pengguna media sosial Israel, seorang penumpang dengan darah yang mengucur karena luka terbuka di kepalanya memohon bantuan dan mengatakan pesawat sedang turun menuju Arab Saudi, negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

"Kami sedang mengalami serangan di dalam pesawat. Kami baru saja melumpuhkan teroris tersebut dan bersiap untuk mendarat," ujar pria itu dalam bahasa Ibrani.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/netanyahu-sebut-pilot-hendak-jatuhkan-pesawat-sebelum-dialihkan-ke-525c5a69/.

Baca juga

Semua berita Internasional