Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262927 berita

10 Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia Bisnis Asia Versi FortuneAlarm Kematian El Nino di RI, Benarkah Belasan Ribu Terancam Tewas?Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih TerbukaRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan IjazahDulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan GibranCristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar JanjiSegini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atletMasalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di MalaysiaHaji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Ekonomi

10 Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia Bisnis Asia Versi Fortune

Liputan6 Bisnis 3 menit baca 612 kata
10 Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia Bisnis Asia Versi Fortune — gambar dari Liputan6 Bisnis
Gambar dari Liputan6 Bisnis. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Fortune meluncurkan daftar tahunan Perempuan Paling Berpengaruh di Asia yang ketiga. Daftar tahunan ini mengakui 100 perempuan yang kepemimpinan, kinerja bisnis dan pengaruhnya turut membentuk masa depan ekonomi di kawasan Asia.

Adapun kekuatan bisnis di kawasan Asia Pasifik mengalami pergeseran seiring generasi baru pemimpin perempuan mendapatkan pengaruh, berdampingan dengan beberapa tokoh korporat paling mapan di wilayah ini.

Mengutip keterangan resmi Fortune, Rabu, (7/10/2026), di posisi teratas dalam peringakt 2026, CEO DBS Group Tan Su Shan mempertahankan posisi pertama.

Sementara itu, Grace Wang memegang posisi nomor dua. Adapun salah satu pergerakan paling signifikan tahun ini datang dari pengusaha teknologi Zhou Qunfei yang naik 25 peringkat ke posisi nomor tiga. Hal ini menegaskan semakin berkembangnya pengaruh teknologi di antara perempuan paling berpengaruh di dunia bisnis di Asia.

Pergeseran tersebut tercermin lebih luas di seluruh peringkat. Teknologi adalah sektor yang paling banyak diwakili di daftar tahun ini, dengan 16 penerima penghargaan, disusul perbankan dengan 14 penerima. Kehadiran mereka mencerminkan peran teknologi yang semakin sentral dalam perekonomian Asia seiring dengan semakin berkembangnya skala dan pengaruh bisnis yang bergerak di bidang platform digital, manufaktur canggih, dan industri berbasis teknologi lainnya.

Peringkat ini juga menunjukkan keberlanjutan dan perubahan dalam kepemimpinan korporat di Asia. Dari 100 penerima penghargaan, 76 di antaranya kembali masuk dari daftar tahun lalu, sementara 24 lainnya merupakan pendatang baru, yang membawa kelompok pemimpin baru ke peringkat tersebut bersama banyak tokoh bisnis yang paling terkemuka dan mapan di kawasan ini.

Daftar ini mencakup 14 pasar di seluruh Asia-Pasifik, di mana China daratan menyumbang jumlah penerima penghargaan terbanyak, yaitu 18 penerima, disusul oleh Hong Kong SAR dengan 16 penerima dan Singapura dengan 12 penerima. Pasar lainnya yang diwakili meliputi Thailand (9), India (7), Jepang (6), Australia (6), Vietnam (5), Malaysia (5), Korea Selatan (4), Filipina (4), Taiwan (3), Indonesia (3) dan Makau SAR (2).

10 Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia Bisnis di Asia 2026 10 Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia Bisnis di Asia 2026:

1.CEO DBS Group Tan Su Shan, CEO, DBS Group 2. Ketua dan CEO, Luxshare Precision Industry Grace Wang 3. Pendiri dan Ketua, Lens Technology Zhou Qunfei 4. Wakil Ketua, Ketua Bergilir, dan CFO, Huawei Meng Wanzhou 5. CEO, Hong Kong Exchanges and Clearing Bonnie Y. Chan 6. CEO Grup, AS Watson Malina Ngai 7. Presiden, Xpeng Motors Wang Fengying 8. Ketua, HCLTech Roshni Nadar Malhotra 9. Presiden dan CEO, JAL Group Mitsuko Tottori 10. CEO, Yum China Joey Wat Di luar peringkat individu, daftar ini mencerminkan jangkauan internasional perempuan yang memimpin beberapa perusahaan terbesar di Asia. 25 penerima penghargaan memegang posisi kepemimpinan global atau regional di perusahaan-perusahaan yang masuk Fortune Global 500, sementara 23 orang menjabat sebagai CEO, ketua, atau eksekutif C-suite lainnya di perusahaan-perusahaan yang masuk Fortune Southeast Asia 500.

Lanskap Kekuatan Bisnis di Asia Terus Berkembang "Hal yang menonjol dalam peringkat tahun ini adalah bagaimana lanskap kekuatan bisnis di Asia terus berkembang," ujar Manajer Senior Asia List Charmian Choo, seperti dikutip dari keterangan resmi.

"Kami melihat para pemimpin mapan terus membentuk beberapa perusahaan terbesar di wilayah ini, berdampingan dengan generasi baru yang terus naik dalam jajaran kepemimpinan. Sektor teknologi terlihat sangat mencolok, yang mencerminkan meningkatnya pengaruh sektor ini terhadap ekonomi Asia dan bertambahnya perempuan di garis depan transformasi tersebut,” ia menambahkan.

Fortune mengevaluasi kandidat berdasarkan skala dan kinerja organisasi mereka, perjalanan karier, pengaruh, inovasi, dan dampak kepada masyarakat yang lebih luas.

Selain peringkat bisnis tersebut, Fortune juga menyoroti 10 perempuan luar biasa yang prestasinya melampaui dunia korporat, termasuk juara dunia, seniman terkenal, pelopor ruang angkasa, dan pembuat perubahan di bidang filantropi dan kebijakan publik. Kisah mereka memberikan perspektif yang lebih luas tentang berbagai bentuk pengaruh yang membentuk Asia masa kini.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/10-perempuan-paling-berpengaruh-di-dunia-bisnis-asia-versi-fortune-f49576e4/.

Baca juga

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi korporasi antar dua konglomerat, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik Low Tuck Kwong dengan PT Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam masih berlanjut.

CNBC Indonesia

Semua berita Ekonomi