Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262728 berita

Bank Dunia: 86 Persen Perusahaan AS di RI Berencana Tambah InvestasiThe Future Fest 2026 perluas akses pendidikan tinggiFictor Roring nilai jumlah laga IBL All Indonesian harus lebih banyakMarc Marquez: Tolong Doakan Saya Finis di MotoGP Mandalika 2026Menteri PKP pastikan program bedah rumah di Bandung tepat sasaranEgy Maulana Vikri bersyukur akhirnya bisa antar Timnas Indonesia juaraRelawan Gibran Sujud Syukur Usai MK Tak Terima Gugatan Denny Indrayana DkkKejagung siapkan 34 JPU untuk sidang perdana Febrie AdriansyahMK putuskan gugatan terhadap ijazah Wapres Gibran tidak diterimaClaresta Taufan sebut tema film "Bapak Paling Jujur" bikin deg-degan
Ekonomi

Bank Dunia: 86 Persen Perusahaan AS di RI Berencana Tambah Investasi

CNN Ekonomi 2 menit baca 492 kata
Bank Dunia: 86 Persen Perusahaan AS di RI Berencana Tambah Investasi — gambar dari CNN Ekonomi
Gambar dari CNN Ekonomi. Ringkasan oleh Zona News.

Bank Dunia (World Bank) menyebut lebih dari 86 persen perusahaan asal Amerika Serikat (AS) yang sudah beroperasi di Indonesia berencana meningkatkan investasi.

Hal tersebut berdasarkan survei Bank Dunia terhadap 200 perusahaan multinasional yang beroperasi di sembilan negara dan memiliki investasi di Indonesia.

"Lebih dari 86 persen perusahaan AS yang sudah beroperasi di Indonesia merancang untuk meningkatkan investasi mereka. Jadi, itu sangat bagus," ujar Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste Carolyn Turk dalam paparan pada 14 US-Indonesia Investment Summit, Selasa (6/10).

Menurut Bank Dunia, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang konsisten berada di sekitar 5 persen menjadi salah satu modal penting untuk menjaga kepercayaan investor.

"Kita melihat resiliensi dalam ekonomi Indonesia. Ini telah berkembang sekitar 5 persen selama dekade sekarang," ujarnya.

Lembaga keuangan internasional ini juga melihat Indonesia tumbuh lebih cepat dibandingkan kawasan Asia Tenggara dan Pasifik.

Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Indonesia tetap menarik bagi investor di tengah ketidakpastian ekonomi global.

"Kekuatan Indonesia, stabilitas makroekonomi, capital market, pekerja muda, sumber daya alam, semuanya merupakan destinasi yang menarik untuk investasi," ujar dia.

Kinerja tersebut memberikan peluang bagi Indonesia untuk menarik investasi asing langsung (foreign direct investment/ FDI) yang dapat meningkatkan produktivitas perekonomian.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di atas 5 persen dinilai menjadi modal penting untuk menjaga kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional.

Indonesia Country Executive Bank of America Mira Arifin mengatakan Indonesia telah memiliki fondasi yang baik, salah satunya tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang berada di atas 5 persen dalam beberapa tahun terakhir.

"Indonesia sudah memiliki base yang sangat baik. Beberapa tahun perkembangan GDP, lebih dari 5 persen," ujar Mira.

Menurutnya, pertumbuhan tersebut penting untuk menjaga perkembangan ekonomi, kesejahteraan, serta kepercayaan investor terhadap Indonesia.

Mira mengatakan kepastian kebijakan juga menjadi salah satu faktor yang perlu dijaga untuk mengurangi risiko bagi investor.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/bank-dunia-86-persen-perusahaan-as-di-ri-berencana-tambah-investasi-f9350d40/.

Baca juga

VIDEO: Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 490 Gram Sabu

VIDEO: Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 490 Gram Sabu CNN Indonesia TV | CNN Indonesia Selasa, 06 Okt 2026 23:30 WIB Jakarta, CNN Indonesia -- Penumpang pesawat rute Batam - Jakarta diamankan petugas Bea Cukai, lantaran menyelundupkan sabu-sabu cair.

CNN Indonesia

Semua berita Ekonomi