Demam Tinggi Mendadak pada Anak, Waspadai Influenza A
Liputan6.com, Jakarta - Demam tinggi yang muncul tiba-tiba pada anak dan disertai batuk hingga sesak napas perlu diwaspadai. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda influenza A yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, mengingatkan orang tua agar lebih peka terhadap perubahan kondisi anak, terutama ketika gejala flu atau batuk pilek disertai demam tinggi.
Dini menjelaskan bahwa gejala influenza A pada awalnya dapat menyerupai flu biasa. Namun, pada beberapa kasus, kondisi tersebut dapat berkembang lebih berat.
"Gejala tersebut perlu mendapat perhatian karena dapat berkembang lebih berat dibandingkan flu atau batuk pilek biasa," kata Dini dikutip Antara, Jumat, 2 Oktober 2026.
Jangan Abaikan Perubahan Kondisi Anak Lebih lanjut, Dini mengatakan influenza A disebabkan oleh virus influenza tipe A. Selain demam tinggi yang muncul secara tiba-tiba, anak dapat mengalami batuk. Dan, pada beberapa kasus, sesak napas.
"Kalau influenza tipe A ada demam tinggi yang tiba-tiba, kemudian bisa disertai dengan batuk atau bahkan mungkin beberapa kasus ada sesak. Ini yang harus menjadi perhatian bagi kita dan umumnya terjadi pada anak-anak," ujarnya.
Dini mengimbau orang tua tidak panik, tapi tetap memperhatikan perubahan kondisi anak. Terlebih jika flu atau batuk pilek disertai demam tinggi.
Anak juga perlu segera dibawa ke fasilitas kesehatan apabila terlihat lemah, mengalami gangguan pencernaan, atau batuk hingga menyebabkan sesak napas.
Menurut Dini, influenza tetap dapat ditangani. Penanganan awal pada influenza dan batuk pilek secara umum dilakukan secara simptomatis, disertai istirahat yang cukup dan asupan makanan yang baik.
"Namun, jika demam tinggi tidak dapat ditangani di rumah maupun fasilitas kesehatan tingkat pertama, pasien perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut di fasilitas rujukan atau rumah sakit," ujar Dini.
Edukasi Influenza Tipe A hingga Tingkat RT dan RW Untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, Dinkes Kota Tangerang terus mendorong edukasi melalui jaringan puskesmas.
Informasi kesehatan disampaikan melalui media sosial puskesmas serta grup komunikasi masyarakat, termasuk WhatsApp tingkat RT dan RW.
"Untuk mendukung penanganan, Dinkes Kota Tangerang memastikan tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan rujukan tetap disiapkan. Masyarakat juga diimbau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menjaga kondisi kesehatan sehari-hari," kata Dini.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/demam-tinggi-mendadak-pada-anak-waspadai-influenza-a-2f2775a5/.
Baca juga
Tempat Taco di Jakarta yang Sering Direkomendasikan, Bisa Dipesan di GrabFood
Liputan6.com, Jakarta - Salah satu makanan khas negara Meksiko yang mempunyai banyak penggemar di Jakarta adalah taco. Hidangan sederhana yang berbahan dasar tortilla dan isian berbagai macam protein ini bisa menjadi pilihan untuk mereka yang ingin menikmati makanan khas negeri…
Pihak Richard Lee Soroti Alokasi Waktu Sidang, Tuntut Kesetaraan Hak Pembelaan di Depan Hakim
Liputan6.com, Jakarta - Tim kuasa hukum Richard Lee melayangkan keberatan terkait alokasi waktu persidangan dalam perkara dugaan pelanggaran hak konsumen, yang digelar di Pengadilan Negeri Tangerang.
Pemprov DKI Siapkan Dana Cadangan Rp 4,6 T, Pramono: Biar APBD Sehat
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan dana cadangan daerah sebesar Rp 4,6 triliun. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan dana tersebut disiapkan untuk menjaga kesehatan APBD Jakarta.
Alasan Son Ye Jin Kembali Main Drama Kolosal Lewat 'THE SCANDAL' Setelah 24 Tahun
- Son Ye Jin kembali ke drama kolosal setelah 24 tahun absen di serial Netflix "THE SCANDAL". - Ia menghindari genre ini karena tuntutan fisik dan kekhawatiran kostum hanbok yang rumit. - Sutradara Jung Ji Woo dan naskah menarik tentang Lady Jo mengubah keputusannya.