Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262927 berita

Harga Saham Bergerak Liar, BEI Pantau Ketat 2 Emiten IniAlarm Kematian El Nino di RI, Benarkah Belasan Ribu Terancam Tewas?Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih TerbukaRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan IjazahDulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan GibranCristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar JanjiSegini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atletMasalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di MalaysiaHaji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Ekonomi

Harga Saham Bergerak Liar, BEI Pantau Ketat 2 Emiten Ini

CNBC Indonesia 1 menit baca 262 kata
Harga Saham Bergerak Liar, BEI Pantau Ketat 2 Emiten Ini — gambar dari CNBC Indonesia
Gambar dari CNBC Indonesia. Ringkasan oleh Zona News.

Harga Saham Bergerak Liar, BEI Pantau Ketat 2 Emiten Ini Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pola pergerakan Unusual Market Activity (UMA) atas PT Ifishdeco Tbk. (IFSH) dan PT Mitra Investindo Tbk. (MITI) sekaligus mulai Selasa, (6/10/2026). Emiten tersebut dipantau karena terjadi pergerakan harga saham yang tidak wajar.

Mengutip keterbukaan informasi BEI, saham tersebut bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi investor, khususnya pemegang saham kedua emiten tersebut.

"Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," tulis manajemen BEI, dikutip dari laman resminya.

"Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham IFSH tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," tulisnya.

Mengutip data pasar, saham IFSH bergerak stagnan ke angka Rp2.060 per saham pada pembukaan perdagangan hari ini. Di sisi lain, saham emiten pertambangan ini naik 92.52% selama satu bulan. Sementara dalam year to date naik 152.76%.

Dengan pengumuman ini, para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Sama halnya dengan IFSH, BEI juga memberi perhatian khusus bagi saham MITI karena adanya volatilitas transaksi yang dianggap tak wajar.

Selama perdagangan hari ini, saham MITI stagnan di di level Rp370. Adapun saham investasi ini terpantau naik 63.72% dalam periode bulanan, dan telah turun 16.6% selama year to date (YTD).

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/harga-saham-bergerak-liar-bei-pantau-ketat-2-emiten-ini-f334739b/.

Baca juga

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi korporasi antar dua konglomerat, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik Low Tuck Kwong dengan PT Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam masih berlanjut.

CNBC Indonesia

Semua berita Ekonomi