Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262927 berita

Having Fund 2026, MNC Sekuritas dan Phillip Asset Management Kenalkan Investasi Reksa Dana di Universitas Tazkia Bogoramp;nbsp;Alarm Kematian El Nino di RI, Benarkah Belasan Ribu Terancam Tewas?Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih TerbukaRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan IjazahDulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan GibranCristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar JanjiSegini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atletMasalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di MalaysiaHaji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Ekonomi

Having Fund 2026, MNC Sekuritas dan Phillip Asset Management Kenalkan Investasi Reksa Dana di Universitas Tazkia Bogoramp;nbsp;

Okezone 2 menit baca 332 kata
Having Fund 2026, MNC Sekuritas dan Phillip Asset Management Kenalkan Investasi Reksa Dana di Universitas Tazkia Bogoramp;nbsp; — gambar dari Okezone
Gambar dari Okezone. Ringkasan oleh Zona News.

JAKARTA - MNC Sekuritas bersama Phillip Asset Management berkolaborasi memberikan edukasi investasi melalui program Having Fund 2026 yang diselenggarakan di Universitas Tazkia Bogor pada Selasa (6/10/2026).

Opening speech disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah Universitas Tazkia Wiku Suryomurti. Adapun materi edukasi disampaikan oleh Nivi Hendwiyani dari Pengembangan Produk Syariah Bursa Efek Indonesia, Head of Investment Phillip Asset Management Suharto, serta Head of Mutual Fund MNC Sekuritas Agustina Ningrum.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah Universitas Tazkia Wiku Suryomurti mengatakan bahwa edukasi pasar modal syariah penting diberikan sejak mahasiswa agar generasi muda tidak hanya mengenal investasi, tetapi juga memahami instrumen dan prinsip yang mendasarinya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada MNC Sekuritas atas kerja sama dalam penyelenggaraan Having Fund 2026 yang dinilai dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam mengenal pasar modal syariah dan produk investasinya.

"Investasi sejak dini bukan hanya tentang mulai menempatkan dana, tetapi juga membangun pemahaman sejak awal. Melalui edukasi pasar modal syariah, mahasiswa dapat mengenal produk investasi sekaligus memahami prinsip yang menjadi dasar dalam memilih instrumen. Harapannya, pengetahuan ini bisa menjadi bekal untuk mengambil keputusan investasi secara lebih bijak di masa depan," ujar Wiku.

Head of Investment Phillip Asset Management Suharto menjelaskan bahwa reksa dana dapat menjadi pilihan bagi investor yang ingin memiliki portofolio investasi tanpa harus menangani setiap aset secara langsung. Menurutnya, pengelolaan oleh Manajer Investasi profesional memungkinkan investor memperoleh diversifikasi, sementara transparansi informasi dan pengawasan OJK memberikan aspek perlindungan dalam berinvestasi.

"Bagi Phillip Asset Management, meningkatkan literasi keuangan bukan sekadar memahami produk investasi, tetapi juga membangun kemampuan masyarakat untuk mengelola keuangan dengan bijak, memahami risiko, dan menentukan pilihan investasi yang sesuai dengan kebutuhan serta profil risikonya. Karena investasi yang baik dimulai dari pemahaman yang baik," ujar Suharto.

Having Fund 2026 merupakan agenda tahunan edukasi reksa dana yang diinisiasi MNC Sekuritas bersama mitra Manajer Investasi, yang mana tahun ini berhasil menggandeng 10 Manajer Investasi dan 17 perguruan tinggi. Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat investasi reksa dana sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi reksa dana.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/having-fund-2026-mnc-sekuritas-dan-phillip-asset-management-kenalkan-0fdb04b5/.

Baca juga

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi korporasi antar dua konglomerat, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik Low Tuck Kwong dengan PT Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam masih berlanjut.

CNBC Indonesia

Semua berita Ekonomi