Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262927 berita

KPK Kejar Jejak Uang Korupsi Gedung Pemkab Lamongan Lewat Petinggi Brantas AbiprayaAlarm Kematian El Nino di RI, Benarkah Belasan Ribu Terancam Tewas?Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih TerbukaRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan IjazahDulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan GibranCristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar JanjiSegini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atletMasalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di MalaysiaHaji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Ekonomi

KPK Kejar Jejak Uang Korupsi Gedung Pemkab Lamongan Lewat Petinggi Brantas Abipraya

VOI 1 menit baca 26 kata
KPK Kejar Jejak Uang Korupsi Gedung Pemkab Lamongan Lewat Petinggi Brantas Abipraya — gambar dari VOI
Gambar dari VOI. Ringkasan oleh Zona News.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri aliran uang dan dugaan manipulasi laporan keuangan untuk mengusut dugaan korupsi pembangunan Gedung Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan Tahun Anggaran 2017–2019.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/kpk-kejar-jejak-uang-korupsi-gedung-pemkab-lamongan-lewat-petinggi-82d9caa7/.

Baca juga

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi korporasi antar dua konglomerat, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik Low Tuck Kwong dengan PT Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam masih berlanjut.

CNBC Indonesia

Semua berita Ekonomi