Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262728 berita

Terungkap Mobil BYD Mudah DiretasThe Future Fest 2026 perluas akses pendidikan tinggiFictor Roring nilai jumlah laga IBL All Indonesian harus lebih banyakMarc Marquez: Tolong Doakan Saya Finis di MotoGP Mandalika 2026Menteri PKP pastikan program bedah rumah di Bandung tepat sasaranEgy Maulana Vikri bersyukur akhirnya bisa antar Timnas Indonesia juaraRelawan Gibran Sujud Syukur Usai MK Tak Terima Gugatan Denny Indrayana DkkKejagung siapkan 34 JPU untuk sidang perdana Febrie AdriansyahMK putuskan gugatan terhadap ijazah Wapres Gibran tidak diterimaClaresta Taufan sebut tema film "Bapak Paling Jujur" bikin deg-degan
Olahraga

Terungkap Mobil BYD Mudah Diretas

CNN Otomotif 2 menit baca 499 kata
Terungkap Mobil BYD Mudah Diretas — gambar dari CNN Otomotif
Gambar dari CNN Otomotif. Ringkasan oleh Zona News.

Perusahaan teknologi asal China, BYD, akan melakukan perubahan besar pada salah satu mobil terlarisnya di Australia. Sebabnya adalah sistem keamanan kendaraan tersebut berhasil ditembus oleh peretas.

Perusahaan menyebut akan mengirimkan pembaruan keamanan secara jarak jauh untuk model yang diretas yaitu pikap Shark 6, menyusul laporan mengenai keamanan siber yang ditayangkan program Four Corners milik ABC.

Produsen mobil akan mengirim pembaruan over-the-air (OTA) untuk sistem infotainment berbasis Android pada mobil tersebut.

Pembaruan ini diklaim akan mencegah orang yang memiliki akses fisik ke mobil untuk memasukkan perangkat lunak mereka sendiri ke dalam sistem infotainment.

Sebelumnya, Fortify Labs, perusahaan teknologi informasi yang terlibat dalam laporan ABC berjudul Asleep at the Wheel, menerbitkan tulisan di blognya. Tulisan tersebut memuat konteks mengenai hal-hal yang tidak ditampilkan dalam episode Four Corners", termasuk "kekhawatiran yang serius" terkait cara mobil tersebut diretas.

Perusahaan itu mengatakan mereka dihubungi ABC dan diminta untuk "menyimulasikan akses jarak jauh yang dimiliki produsen mobil terhadap kendaraan terhubung serta menunjukkan bagaimana akses tersebut dapat disalahgunakan".

Fortify Labs mengatakan program ABC namun tidak menunjukkan secara rinci bagaimana mereka mengakses sistem elektronik di dalam BYD Shark 6.

Meski laporan ABC terfokus pada mobil listrik asal China, perusahaan teknologi yang digunakan untuk mendemonstrasikan celah pada kendaraan modern tersebut menyatakan bahwa persoalan ini berlaku untuk seluruh produsen kendaraan.

Dalam artikel yang dipublikasikan di situs ABC, jurnalis Angus Grigg menggambarkan bagaimana mereka meminta seorang ahli keamanan siber untuk meretas mobil BYD ini.

"Ternyata terlalu mudah. Saat saya berada di balik kemudi, bukan hanya saya yang mengendalikan mobil; seorang peretas juga memiliki akses ke mobil tersebut," tulis Grigg dikutip dari news, Selasa (6/10).

"Dengan satu sentuhan tombol, dia mematikan lampu depan, membuat saya berada dalam kegelapan." Namun, tulisan Fortify Labs menjelaskan bahwa proses untuk mematikan lampu mobil tersebut sebenarnya jauh lebih rumit dibandingkan sekadar menekan sebuah tombol.

Perusahaan itu harus memotong kabel pada Shark 6 dan menyambungkan komputer mereka sendiri, yakni perangkat kecil Raspberry Pi, yang kemudian digunakan untuk mengganggu sistem BYD.

"Beginilah cara lampu dimatikan dan wiper kaca depan diaktifkan. Semua ini dilakukan secara in-line, dengan Raspberry Pi yang menyimulasikan ECU yang telah disusupi dan mengirimkan pesan melalui CAN bus," tulis Fortify Labs.

Meski demikian, dikonfirmasi walau komputer tambahan telah disambungkan ke kabel Shark 6 dan perangkat lunak eksternal dimasukkan ke dalam sistemnya, fungsi-fungsi penting seperti rem dan kamera kendaraan tidak dapat diakses.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/terungkap-mobil-byd-mudah-diretas-a22a4006/.

Baca juga

Semua berita Olahraga