Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262728 berita

Ukraina Diklaim Rekrut Kartel Kolombia-Meksiko Jadi Tentara BayaranThe Future Fest 2026 perluas akses pendidikan tinggiFictor Roring nilai jumlah laga IBL All Indonesian harus lebih banyakMarc Marquez: Tolong Doakan Saya Finis di MotoGP Mandalika 2026Menteri PKP pastikan program bedah rumah di Bandung tepat sasaranEgy Maulana Vikri bersyukur akhirnya bisa antar Timnas Indonesia juaraRelawan Gibran Sujud Syukur Usai MK Tak Terima Gugatan Denny Indrayana DkkKejagung siapkan 34 JPU untuk sidang perdana Febrie AdriansyahMK putuskan gugatan terhadap ijazah Wapres Gibran tidak diterimaClaresta Taufan sebut tema film "Bapak Paling Jujur" bikin deg-degan
Internasional

Ukraina Diklaim Rekrut Kartel Kolombia-Meksiko Jadi Tentara Bayaran

CNN Internasional 1 menit baca 212 kata
Ukraina Diklaim Rekrut Kartel Kolombia-Meksiko Jadi Tentara Bayaran — gambar dari CNN Internasional
Gambar dari CNN Internasional. Ringkasan oleh Zona News.

Anggota kartel narkoba Kolombia dan Meksiko menjadi sorotan usai viral di media sosial diduga bergabung dengan tentara bayaran Ukraina memerangi Rusia.

Mereka disebut-sebut bergabung dengan Legion Internasional Ukraina untuk mendapat pengalaman drone.

Seiring meningkatnya penggunaan drone, sejumlah laporan menyoroti jaringan kriminal yang memanfaatkan perang Ukraina guna mendapat pengalaman perang, demikian dikutip Al Jazeera, Selasa (6/10).

Dalam video yang beredar terlihat sejumlah orang menggunakan seragam tentara secara lengkap. Mereka tampaknya sedang berada di tengah hutan.

Beberapa di antara mereka meneriakkan, "Hidup Ukraina!" "Hidup Meksiko!" "Hidup Kolombia!" Hidup Panama!" Rekaman itu diunggah salah satunya oleh netizen @VivoenMarte2 pada pekan lalu.

"Tentara bayaran atau personel militer Amerika Latin yang berpartisipasi dalam perang di #Ukriana mengirim salam ke Kartel Generasi Baru Jalisco dan La Chapizza dari Kartel Sinaloa," demikian tulis netizen itu.

Dia lalu berujar kedua organisasi itu bergabung untuk melawan musuh bersama yang beroperasi di Meksiko, Los Mayos-Cabreras.

Lebih lanjut, dia mengatakan bukan hal baru anggota kartel Meksiko bergabung dengan tentara bayaran Ukraina.

Sebelum ini, muncul laporan banyak warga Kolombia bergabung dengan tentara bayaran Ukraina.

Presiden Kolombia sebelumnya Gustavo Petro juga sempat menegaskan setidaknya ada 7.000 warga yang berperang di Rusia dan Ukraina demi uang.

Pernyataan ini senada dengan investigasi media Ukraina tahun lalu NV, sebanyak 7.000 warga Kolombia berperang untuk membantu Kyiv sejak 2022.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/ukraina-diklaim-rekrut-kartel-kolombia-meksiko-jadi-tentara-bayaran-d3943baf/.

Baca juga

Semua berita Internasional