Skip to content

Thursday, 1 October 2026727 stories

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober, Berkaitan Peristiwa G30S?Ini Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
Lifestyle

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober, Berkaitan Peristiwa G30S?

CNN Edukasi 2 min read 462 kata
Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober, Berkaitan Peristiwa G30S? — gambar dari CNN Edukasi
Image from CNN Edukasi. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober untuk mengenang peristiwa yang terjadi setelah Gerakan 30 September 1965 (G30S).

Peringatan ini berkaitan erat dengan sejarah bangsa Indonesia dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara di tengah gejolak politik dan peristiwa yang terjadi pada 1965.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila biasanya dilakukan dengan upacara bendera setengah tiang yang dilaksanakan pemerintah pusat hingga ke sekolah-sekolah.

Lantas, bagaimana sejarah Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober?

Untuk memahaminya, perlu menelusuri latar belakang penetapan tanggal tersebut serta peristiwa yang melatarbelakangi peringatannya.

Berikut rangkuman sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober merujuk Buku Ajar Pancasila yang disusun oleh Hairul Amren Samosir.

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Sejarah Hari Kesaktian Pancasila berkaitan erat dengan peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S). Peristiwa tersebut melibatkan penculikan dan pembunuhan sejumlah perwira TNI Angkatan Darat.

Hingga kini, identitas penggerak, motif, serta keterlibatan berbagai pihak dalam peristiwa tersebut masih menjadi bahan kajian dan perdebatan sejarah.

Dalam peristiwa tersebut, tujuh anggota TNI AD menjadi korban, yaitu:

1. Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani.

2. Letnan Jenderal TNI (Anumerta) R. Soeprapto.

3. Letnan Jenderal TNI (Anumerta) S. Parman.

4. Mayor Jenderal TNI (Anumerta) M.T. Haryono.

5. Mayor Jenderal TNI (Anumerta) D.I. Pandjaitan.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/sejarah-hari-kesaktian-pancasila-1-oktober-berkaitan-peristiwa-g30s-c2485186/.

Related

Semua berita Lifestyle