Ada yang Harganya Naik 150%, Bursa Pantau Ketat 3 Saham Ini
Ada yang Harganya Naik 150%, Bursa Pantau Ketat 3 Saham Ini Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pola pergerakan Unusual Market Activity (UMA) atas tiga saham sekaligus mulai Senin, (5/10/2026). Emiten tersebut dipantau karena terjadi kenaikan harga saham yang tidak wajar.
Ketiga emiten tersebut antara lain, PT Jaya Trishindo Tbk. (HELI), PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk. (PGLI) dan PT Rockfields Properti Indonesia Tbk. (ROCK).
Mengutip keterbukaan informasi BEI, saham tersebut bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi investor, khususnya pemegang saham kedua emiten tersebut.
"Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," tulis manajemen BEI, dikutip dari laman resminya.
"Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham HELI tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," tulisnya.
Mengutip data pasar, saham HELI bergerak naik 5,15% ke angka Rp286 per saham pada pembukaan perdagangan kemarin. Di sisi lain, saham emiten angkutan dan logistik ini naik 36.19% selama satu bulan. Sementara dalam year to date naik 25.44%.
Dengan pengumuman ini, para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
Sama halnya dengan HELI, BEI juga memberi perhatian khusus bagi saham PGLI karena adanya volatilitas transaksi yang dianggap tak wajar.
Selama perdagangan hari ini, saham PGLI turun 24,81% di level Rp332. Adapun saham peehotelan ini terpantau naik 53.70% dalam periode bulanan, dan telah naik 39.50% selama year to date (YTD).
Di sisi lain, perusahaan properti ROCK juga dipelototi BEI akibat transaksinya yang tidak wajar. Sepanjang perdagangan kemarin, emiten ini naik 25,00% di level Rp3.700 per saham. Adapun sebulan ke belakang sahamnya telah naik 78.74% dan secara year to date naik 150.85%.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/ada-yang-harganya-naik-150-bursa-pantau-ketat-3-saham-ini-43031cd3/.
Baca juga
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan Ijazah
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menuturkan, Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan merupakan bagian penting dari upaya menghadirkan era baru hukum ketenagakerjaan.
Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi korporasi antar dua konglomerat, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik Low Tuck Kwong dengan PT Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam masih berlanjut.
Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$101,5 Imbas Ancaman Badai AS
Harga minyak mentah dunia naik pada perdagangan Rabu (7/10) dipicu oleh potensi gangguan pasokan akibat badai yang mengancam fasilitas produksi kilang minyak di Amerika Serikat (AS).
Rupiah dan Dong Jadi Jagoan Asia, Menguat Saat Mata Uang Lain Tertekan
Rupiah & Dong Jadi Jagoan Asia, Menguat Saat Mata Uang Lain Tertekan Jakarta, CNBC Indonesia - Pelemahan kembali mendominasi mata uang Asia pada perdagangan Rabu (7/10/2026).