Alergi Udang Mengancam Nyawa, Terapi Baru Mulai Diuji
Liputan6.com, Jakarta - Alergi udang selama ini membuat seseorang harus ekstra hati-hati terhadap makanan yang dikonsumsi. Bukan hanya menghindari udang secara langsung, tapi juga memastikan makanan yang disantap tidak terkontaminasi bahan tersebut.
Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri di Singapura. Makanan laut bercangkang banyak digunakan dalam masakan lokal, mulai dari mi udang hingga hidangan seperti laksa dan rojak. Risiko paparan tidak sengaja dan kontaminasi silang pun sulit sepenuhnya dihindari.
Kini, ada pendekatan baru yang sedang diuji. Alih-alih sepenuhnya menghindari udang, pasien dengan alergi udang justru akan diberikan paparan udang dalam jumlah yang terkontrol dan ditingkatkan secara bertahap melalui imunoterapi oral.
National University Hospital (NUH) meluncurkan uji klinis pertama di Singapura yang secara khusus meneliti imunoterapi oral untuk alergi udang, seperti dikutip Channel News Asia pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah paparan yang diberikan secara hati-hati dapat membantu pasien membangun toleransi terhadap udang seiring waktu.
Alergi Udang Bisa Menyebabkan Anafilaksis Menurut NUH, alergi makanan laut bercangkang merupakan salah satu alergi makanan yang umum di Singapura. Kondisi ini diperkirakan dialami sekitar 90.000 hingga 150.000 orang.
Studi sebelumnya juga menemukan alergi makanan laut bercangkang dialami sekitar 5,2 persen remaja di Singapura. Makanan laut bercangkang bahkan menjadi penyebab utama anafilaksis akibat makanan yang ditangani di unit gawat darurat, dengan proporsi sekitar 14 persen dari kasus anafilaksis yang dipicu makanan.
Reaksi alergi dapat berupa biduran dan pembengkakan hingga anafilaksis yang berpotensi mengancam nyawa.
Berbeda dengan alergi susu atau telur yang pada sebagian anak dapat menghilang seiring bertambahnya usia, alergi makanan laut bercangkang umumnya muncul pada masa remaja atau dewasa dan sering kali bertahan seumur hidup.
"Bagi orang yang hidup dengan alergi udang, menghindari udang saat ini merupakan satu-satunya strategi penanganan yang efektif. Hal ini bisa menjadi tantangan di Singapura karena makanan laut bercangkang banyak digunakan dalam berbagai hidangan lokal dan kontaminasi silang sulit dihindari," kata peneliti utama studi sekaligus konsultan Divisi Alergi Anak, Imunologi, dan Reumatologi NUH, Dr. Lydia Wong.
Bagaimana Imunoterapi Oral Bekerja?
Imunoterapi oral dilakukan dengan memberikan makanan pemicu alergi dalam jumlah yang dikontrol secara ketat. Dosis kemudian ditingkatkan secara bertahap di bawah pengawasan tenaga medis.
Dalam penelitian NUH, peserta akan mendapatkan bubuk udang yang diformulasikan khusus dengan dosis yang meningkat secara perlahan. Peneliti akan melihat apakah metode tersebut dapat membantu tubuh membangun toleransi terhadap udang.
Namun, metode ini tidak boleh dicoba sendiri di rumah dengan mengonsumsi sedikit udang. Pemberian alergen harus dilakukan melalui prosedur penelitian dan pengawasan medis.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/alergi-udang-mengancam-nyawa-terapi-baru-mulai-diuji-6d92934a/.
Baca juga
Prabowo Salurkan Rp400 T Hasil Satgas PKH untuk Rumah Rakyat-Sekolah
Prabowo Salurkan Rp400 T Hasil Satgas PKH untuk Rumah Rakyat-Sekolah Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto kembali memastikan, dana hasil penertiban kawasan hutan dan lahan yang berhasil dilakukan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) untuk…
Dahlia Poland Ungkap Momen Kenalan dengan Rangga Azies yang Kini Jadi Kekasihnya
- Dahlia Poland berpacaran dengan Rangga Azies, bertemu tak sengaja di Bandung. - Hubungan pacaran mereka berjalan tiga bulan, setelah perkenalan lima bulan. - Dahlia kini lebih selektif dan berhati-hati dalam memulai hubungan baru.
Pagi Selalu Sibuk? Begini Cara Bikin Shower Routine Pria Lebih Praktis
Liputan6.com, Jakarta - Rutinitas pagi sering kali berpacu dengan waktu. Bangun tidur, mandi, sarapan, mengecek pekerjaan, lalu berangkat ke kantor atau kampus. Bagi pria dengan mobilitas tinggi, setiap menit sebelum memulai aktivitas bisa terasa berharga.
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran Rakabuming, Gugatan Tak Dapat Diterima
Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak menemukan bukti meyakinkan yang menunjukkan Gibran Rakabuming Raka memiliki ijazah, sertifikat, atau diploma dari luar negeri yang dapat dijadikan dasar penyetaraan dengan pendidikan paling rendah tamat sekolah menengah atas (SMA) atau…