Alfamart Mau Bagi Dividen Interim Rp14,50 per Saham, Simak Jadwalnya!
Alfamart Mau Bagi Dividen Interim Rp14,50 per Saham, Simak Jadwalnya!
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart berencana akan membagikan dividen interim kepada para pemegang saham senilai Rp595.831.574.150.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah tersebut setara dengan Rp14,50 per lembar saham. Dividen interim ini bersumber dari laba bersih perseroan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026.
Berdasarkan jadwal yang diumumkan perseroan, cum dividen interim di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 13 Oktober 2026, sementara ex dividen di pasar reguler dan negosiasi berlangsung sehari kemudian, yakni 14 Oktober 2026.
Artinya, investor yang ingin berhak atas dividen ini harus memiliki saham Alfamart paling lambat pada 13 Oktober 2026 di pasar reguler dan negosiasi.
Untuk pasar tunai, cum dividen interim ditetapkan pada 15 Oktober 2026, bertepatan dengan tanggal pencatatan (recording date) bagi pemegang saham yang berhak menerima dividen interim. Adapun ex dividen di pasar tunai jatuh pada 16 Oktober 2026.
Perseroan akan membayarkan dividen interim tersebut kepada pemegang saham yang namanya tercatat pada tanggal pencatatan pada 27 Oktober 2026.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/alfamart-mau-bagi-dividen-interim-rp1450-per-saham-simak-jadwalnya-8c307cfd/.
Baca juga
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan Ijazah
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menuturkan, Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan merupakan bagian penting dari upaya menghadirkan era baru hukum ketenagakerjaan.
Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi korporasi antar dua konglomerat, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik Low Tuck Kwong dengan PT Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam masih berlanjut.
Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$101,5 Imbas Ancaman Badai AS
Harga minyak mentah dunia naik pada perdagangan Rabu (7/10) dipicu oleh potensi gangguan pasokan akibat badai yang mengancam fasilitas produksi kilang minyak di Amerika Serikat (AS).
Rupiah dan Dong Jadi Jagoan Asia, Menguat Saat Mata Uang Lain Tertekan
Rupiah & Dong Jadi Jagoan Asia, Menguat Saat Mata Uang Lain Tertekan Jakarta, CNBC Indonesia - Pelemahan kembali mendominasi mata uang Asia pada perdagangan Rabu (7/10/2026).