Astra Dampingi Desa Gede Pangrango Kembangkan Wisata dan UMKM Lokal
Perjalanan pengembangan Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango dilakukan melalui kolaborasi masyarakat bersama berbagai pihak. Salah satunya melalui program Desa Sejahtera Astra dari PT Astra International Tbk ("Astra") yang mendampingi pengembangan potensi desa melalui bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.
Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto menyatakan keyakinannya bahwa setiap desa memiliki potensi unik yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat setempat. Oleh karena itu, Astra berkomitmen mendorong penguatan kemandirian serta pengelolaan potensi lokal di Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango agar memberikan manfaat secara berkelanjutan.
"Melalui Desa Sejahtera Astra, kami percaya setiap desa memiliki potensi yang dapat dikembangkan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhannya. Di Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango, Astra bersama masyarakat terus mendorong pengembangan potensi lokal melalui berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pendidikan, lingkungan, hingga kewirausahaan. Astra berharap kolaborasi ini dapat memperkuat kemandirian sekaligus memastikan potensi alam dan sumber daya yang dimiliki desa dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan," ujar Boy dalam keterangan tertulis, Rabu (30/9/2026).
Dukungan di bidang kesehatan direalisasikan melalui penguatan layanan Posyandu serta pelaksanaan pemeriksaan rutin di Puskesmas setempat. Sementara pada sektor pendidikan, anak-anak diberikan wadah pengembangan kreativitas lewat kegiatan seni dan musik seperti angklung hingga drumband.
Upaya menjaga kelestarian lingkungan juga berjalan berdampingan dengan pengembangan kreativitas warga melalui pengelolaan sampah rumah tangga. Salah satu inovasinya terlihat dari pemanfaatan limbah pipa PVC yang diubah menjadi miniatur kendaraan yang memiliki nilai guna.
Sektor kewirausahaan terus didorong melalui pengolahan hasil alam lokal seperti buah sawo yang diolah menjadi sambal hingga pengembangan komoditas gula aren oleh UMKM. Selain itu, potensi wisata berbasis alam turut dioptimalkan lewat atraksi river tubing dan wisata jelajah kampung yang berbasis pada kekayaan alam serta karakter desa.
Selain wisata alam dan jelajah kampung, desa ini juga memiliki program unggulan berupa paket wisata, pengolahan sampah, penanganan stunting, dan musik Arumba. Desa Gede Pangrango juga tercatat meraih Anugerah Desa Wisata Indonesia pada 2021 hingga 2024, serta Penghargaan Proklim Nasional (Utama) pada 2024.
Melalui Desa Sejahtera Astra, Astra bersama masyarakat Desa Gede Pangrango mendorong agar potensi tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/astra-dampingi-desa-gede-pangrango-kembangkan-wisata-dan-umkm-lokal-ba7b377f/.
Baca juga
Wanti-wanti Pengusaha Jelang Pengesahan RUU Ketenagakerjaan
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menyampaikan catatan jelang pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan menjadi undang-undang.
Pertamina Genjot Teknologi Carbon Capture, Bidik 20 Basin Produktif
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mempercepat implementasi teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) serta Carbon Capture and Storage (CCS) untuk mendukung transisi energi regional.
RI Bidik Kerja Sama Pengelolaan Air-Ketahanan Pangan dengan Swiss
Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kunjungan kerja ke Swiss. AHY bertemu Presiden Konfederasi Swiss Guy Parmelin.
Buruh Minta UMP Naik 9,5%, Pengusaha Bandingkan dengan Vietnam
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) merespons tuntutan organisasi buruh yang meminta kenaikan upah minimum provinsi (UMP) hingga 9,5%. Pengusaha tidak menolak kenaikan upah, tetapi meminta besarannya mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi dan produktivitas tenaga kerja.