Ayam Kampung Lebih Sehat dari Broiler? Ahli Ungkap Beda Kandungan Gizinya
Liputan6.com, Jakarta - Ayam kampung kerap dianggap lebih sehat dibandingkan ayam broiler. Teksturnya yang lebih padat dan cara pemeliharaannya yang umumnya lebih lama membuat ayam kampung sering dipandang memiliki kandungan gizi yang lebih baik.
Apa iya ayam kampung lebih bergizi?
Dosen Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan IPB University, Shabrina Dyah Wibawanti, mengatakan perbedaan kedua ayam terletak pada kandungan lemak.
Ayam broiler cenderung memiliki kadar lemak lebih tinggi karena dipelihara dengan tujuan pertumbuhan cepat dan didukung pakan berenergi tinggi.
Sementara itu, ayam kampung lebih banyak bergerak menggunakan energi lebih besar untuk aktivitas fisiknya sehingga cenderung tidak menyimpan lemak sebanyak ayam yang dipelihara secara intensif.
“Perbedaan kandungan lemak antara kedua jenis ayam ini merupakan hasil gabungan dari faktor genetik, formulasi pakan, tingkat aktivitas, dan umur panen,” jelas Shabrina.
Segi Protein Dari sisi protein, kandungan keduanya relatif tidak jauh berbeda walau ayam kampung lebih tinggi sediki.
“Tetapi perbedaannya relatif kecil dan hasil penelitian bervariasi, sehingga secara praktis keduanya dapat dianggap setara sebagai sumber protein," tutur Shabrina mengutip laman IPB.
Anggapan ayam kampung lebih sehat juga berkaitan dengan tekstur dagingnya yang lebih padat.
Tekstur tersebut lebih dipengaruhi oleh struktur serat otot dan usia panen, sehingga tidak dapat digunakan sebagai ukuran langsung bahwa daging tersebut memiliki kandungan gizi lebih tinggi.
Shabrina menuturkan, usia panen ayam kampung yang lebih tua membuat ikatan silang kolagen pada dagingnya semakin kuat dibandingkan broiler, sehingga teksturnya terasa lebih padat dan kenyal.
Sementara itu, kandungan vitamin, mineral, serta profil asam lemak omega-3 seperti DHA lebih banyak dipengaruhi oleh pakan yang dikonsumsi selama pemeliharaan.
Bagian dan Cara Memasak Ayam Pengaruhi Tekstur Shabrina mengatakan, konsumen sebaiknya tidak hanya melihat jenis ayam ketika memilih makanan. Bagian ayam dan cara pengolahan juga berpengaruh terhadap kandungan gizi yang dikonsumsi.
Dada ayam broiler tanpa kulit dapat memiliki kandungan lemak lebih rendah dibandingkan paha ayam kampung dengan kulit. Begitu pula ayam yang digoreng dapat memiliki kandungan lemak lebih tinggi akibat penggunaan minyak.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/ayam-kampung-lebih-sehat-dari-broiler-ahli-ungkap-beda-kandungan-92a95718/.
Baca juga
The Future Fest 2026 perluas akses pendidikan tinggi
ANTARA - The Future Fest 2026 menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal berbagai peluang pendidikan tinggi dan beasiswa dari dalam maupun luar negeri.
Relawan Gibran Sujud Syukur Usai MK Tak Terima Gugatan Denny Indrayana Dkk
Relawan Militan Gibran 08 Nusantara sujud syukur menyambut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang tidak menerima gugatan mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana dkk.
Claresta Taufan sebut tema film "Bapak Paling Jujur" bikin deg-degan
Jakarta (ANTARA) - Aktris Claresta Taufan menyebut film "Bapak Paling Jujur" arahan sutradara Fajar Nugros temanya bikin hati deg-degan.
Ayah-Ibu, Ini Tips Membimbing Anak Remaja yang Mulai Pacaran
Beranjak remaja, anak sudah mulai penasaran dengan dunia asmara, bahkan tak sedikit di antara mereka yang ingin coba-coba pacaran.