Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262728 berita

Beban Finansial Makin Berat, Mengapa Banyak Tulang Punggung Keluarga Mulai Melirik Side Hustle?The Future Fest 2026 perluas akses pendidikan tinggiFictor Roring nilai jumlah laga IBL All Indonesian harus lebih banyakMarc Marquez: Tolong Doakan Saya Finis di MotoGP Mandalika 2026Menteri PKP pastikan program bedah rumah di Bandung tepat sasaranEgy Maulana Vikri bersyukur akhirnya bisa antar Timnas Indonesia juaraRelawan Gibran Sujud Syukur Usai MK Tak Terima Gugatan Denny Indrayana DkkKejagung siapkan 34 JPU untuk sidang perdana Febrie AdriansyahMK putuskan gugatan terhadap ijazah Wapres Gibran tidak diterimaClaresta Taufan sebut tema film "Bapak Paling Jujur" bikin deg-degan
Lifestyle

Beban Finansial Makin Berat, Mengapa Banyak Tulang Punggung Keluarga Mulai Melirik Side Hustle?

Liputan6 Lifestyle 3 menit baca 611 kata
Beban Finansial Makin Berat, Mengapa Banyak Tulang Punggung Keluarga Mulai Melirik Side Hustle? — gambar dari Liputan6 Lifestyle
Gambar dari Liputan6 Lifestyle. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Beban finansial mendorong semakin banyak orang mencari sumber penghasilan tambahan melalui side hustle. Istilah ini merujuk pada pekerjaan di luar pekerjaan utama yang dilakukan untuk memperoleh penghasilan ekstra.

Melansir Money, Selasa (6/10/2026), sebanyak 72 persen pekerja di Amerika Serikat (AS) memiliki side hustle atau sedang mempertimbangkan untuk menjalankannya. Survei tersebut juga menemukan bahwa menabung untuk tujuan tertentu dan kebutuhan mendapatkan penghasilan tambahan menjadi alasan utama seseorang mencari pekerjaan sampingan.

Dorongan finansial memang menjadi salah satu alasan paling kuat. Kenaikan biaya hidup membuat sebagian orang merasa satu sumber penghasilan belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menyisihkan uang untuk tabungan.

Penghasilan tambahan juga dapat digunakan untuk membayar utang, memenuhi pengeluaran rutin, atau mencapai target finansial tertentu. Tren ini turut terlihat pada pekerja muda.

Studi Boostworks terhadap lebih dari 5.600 pekerja di Inggris menunjukkan 57 persen Gen Z dan 71 persen milenial sudah menjalankan atau mempertimbangkan pekerjaan kedua. Tekanan finansial menjadi alasan utama bagi responden lintas generasi.

Bagi sebagian orang, side hustle akhirnya bukan sekadar cara mendapatkan uang tambahan, melainkan strategi untuk menjaga kondisi keuangan ketika penghasilan utama terasa semakin terbatas.

Di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, memiliki beberapa sumber pemasukan juga dipandang sebagai cara untuk menciptakan cadangan finansial. Karena itu, side hustle semakin dekat dengan kebutuhan sehari-hari, bukan hanya aktivitas untuk mengisi waktu luang.

Beragam Pilihan Pekerjaan untuk Tambah Penghasilan Pilihan side hustle kini semakin beragam dan tidak selalu mengharuskan seseorang meninggalkan pekerjaan utama. Jenis pekerjaan yang dipilih biasanya disesuaikan dengan keterampilan, waktu luang, serta cara kerja yang paling mudah dijalankan.

Pekerjaan lepas menjadi salah satu pilihan, misalnya menulis, desain grafis, penerjemahan, pengelolaan media sosial, hingga pekerjaan virtual assistant. Bagi yang memiliki keterampilan tertentu, jasa tersebut dapat ditawarkan melalui platform freelance.

Ada pula pekerjaan berbasis layanan seperti pengemudi atau kurir, serta menjual produk buatan sendiri di marketplace. Hobi juga dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan, misalnya membuat kerajinan atau menawarkan jasa sesuai keahlian.

Fleksibilitas menjadi daya tarik utama. Seseorang dapat memilih pekerjaan yang bisa dilakukan pada malam hari, akhir pekan, atau dari rumah sehingga lebih mudah disesuaikan dengan jadwal pekerjaan utama.

Side Hustle Tak Melulu soal Uang Alasan menjalankan side hustle ternyata tidak selalu berkaitan dengan uang. Bagi sebagian pekerja, pekerjaan tambahan menjadi kesempatan untuk bertemu orang baru, mengembangkan keterampilan, sekaligus memiliki aktivitas yang berbeda dari pekerjaan utama.

Riset yang dikutip Business Insider menunjukkan bahwa interaksi sosial dan ruang untuk berkreasi termasuk alasan orang mengambil pekerjaan sampingan. Pekerjaan seperti layanan transportasi atau pekerjaan yang melibatkan pelanggan dapat membuka kesempatan berinteraksi dengan banyak orang.

Side hustle juga bisa menjadi tempat mencoba minat yang tidak tersalurkan dalam pekerjaan utama. Seseorang dapat menggunakan waktu luangnya untuk mengasah kemampuan baru, mengerjakan proyek yang disukai, atau membangun pengalaman di bidang berbeda.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/beban-finansial-makin-berat-mengapa-banyak-tulang-punggung-keluarga-0d0ba941/.

Baca juga

Semua berita Lifestyle