Blora Dorong Sekolah Sisan Ngaji Diterapkan di Jenjang SMA
Program Sekolah Sisan Ngaji (SSN) yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Blora berpeluang diperluas ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pemkab Blora kini menyiapkan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar program tersebut dapat diterapkan di tingkat SMA.
Upaya perluasan itu dilakukan karena pengelolaan jenjang SMA berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi. Jika mendapat persetujuan, Blora berpeluang menjadi daerah percontohan atau pilot project penerapan SSN di jenjang SMA se-Jawa Tengah.
Tak hanya menyasar SMA, Pemkab Blora juga menyiapkan perluasan SSN ke jenjang Madrasah Aliyah (MA). Untuk itu, Pemkab Blora akan menindaklanjuti kerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora.
Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, melalui Dinas Pendidikan, Pemkab Blora tengah mengajukan draf nota kesepahaman (MoU) kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah untuk penerapan SSN di tingkat SMA.
"Alhamdulillah, Program Sekolah Sisan Ngaji yang kita jalankan di Blora mendapat respons positif. Ke depan akan dilakukan kerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah untuk penerapan SSN di tingkat SMA," Kata Arief dalam keterangan resmi, Selasa (6/10).
Selain kerja sama dengan pemerintah provinsi, Arief mengatakan Pemkab Blora juga akan menindaklanjuti kolaborasi dengan Kementerian Agama untuk memperluas program tersebut ke jenjang MA.
"Kami juga akan menindaklanjuti kerja sama dengan Kementerian Agama untuk jenjang MA, sehingga penguatan karakter berbasis keagamaan ini dapat menjangkau lebih banyak siswa," kata Arief.
Menurut Arief, perluasan SSN bukan semata soal menambah cakupan program pendidikan. Lebih dari itu, SSN diarahkan untuk memastikan pendidikan mampu membentuk siswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter dan akhlak.
"Kita ingin pendidikan tidak hanya mencetak anak-anak yang pintar, tetapi juga anak-anak yang memiliki karakter, nilai agama, sopan dalam perilaku, dan memiliki kepedulian terhadap sesama," ujarnya.
Gagasan tersebut menjadi relevan di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital. Arief menilai kecerdasan akademik perlu berjalan beriringan dengan keimanan dan akhlak agar generasi muda memiliki bekal yang lebih utuh.
"Anak-anak Blora harus menjadi generasi yang melek teknologi, tetapi tidak kehilangan jati diri; cerdas secara akademik, tetapi juga kuat iman dan akhlaknya," tegasnya.
Semangat tersebut juga terlihat dalam penyelenggaraan Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) SMP Tingkat Kabupaten Blora 2026.
Ajang yang dibuka Arief di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Selasa (6/10), itu diikuti 106 SMP negeri maupun swasta dengan total 840 peserta.
MAPSI tidak hanya menjadi ajang untuk mencari siswa berprestasi di bidang pendidikan agama Islam dan seni Islami. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan bakat, kreativitas, kepercayaan diri, sekaligus memperkuat nilai keagamaan.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/blora-dorong-sekolah-sisan-ngaji-diterapkan-di-jenjang-sma-b5c96cf1/.
Baca juga
The Future Fest 2026 perluas akses pendidikan tinggi
ANTARA - The Future Fest 2026 menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal berbagai peluang pendidikan tinggi dan beasiswa dari dalam maupun luar negeri.
Relawan Gibran Sujud Syukur Usai MK Tak Terima Gugatan Denny Indrayana Dkk
Relawan Militan Gibran 08 Nusantara sujud syukur menyambut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang tidak menerima gugatan mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana dkk.
Claresta Taufan sebut tema film "Bapak Paling Jujur" bikin deg-degan
Jakarta (ANTARA) - Aktris Claresta Taufan menyebut film "Bapak Paling Jujur" arahan sutradara Fajar Nugros temanya bikin hati deg-degan.
Ayah-Ibu, Ini Tips Membimbing Anak Remaja yang Mulai Pacaran
Beranjak remaja, anak sudah mulai penasaran dengan dunia asmara, bahkan tak sedikit di antara mereka yang ingin coba-coba pacaran.