Lewati ke konten

Kamis, 1 Oktober 2026326 berita

Bos Danantara dan Menkeu Buka Suara Soal Nasib Dividen BUMN Rp120 TIHSG diprediksi "sideways", pasar cermati data ekonomi global-domestikSuyudi: Kritik publik jadi peringatan dini untuk benahi PolriHarga Emas Antam Pudar ke Rp2,581 Juta per Gram Awali OktoberFokus 'AI Ready', Telkom Spin-Off Bisnis Fiber Rp85,7 T ke InfraNexiaIHSG Bergerak Dua Arah Pagi IniEmas Bersejarah Indonesia dari Srikandi Bernama Nurisa Dian AshrifahCoaltrans Asia 2026 - PTBA tekankan pentingnya kepastian regulasi dan keberlanjutan pasokan batu baraKomisi III Setujui Komjen Suyudi Jadi Calon Kapolri Gantikan ListyoBNPB kawal masa transisi darurat ke pemulihan pascagempa di Ngada
Ekonomi

Bos Danantara dan Menkeu Buka Suara Soal Nasib Dividen BUMN Rp120 T

CNBC Indonesia 1 menit baca 238 kata
Bos Danantara dan Menkeu Buka Suara Soal Nasib Dividen BUMN Rp120 T — gambar dari CNBC Indonesia
Gambar dari CNBC Indonesia. Ringkasan oleh Zona News.

Bos Danantara & Menkeu Buka Suara Soal Nasib Dividen BUMN Rp120 T Jakarta, CNBC Indonesia - Chief Operating Office Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Dony Oskaria mengungkapkan bahwa pihaknya hingga saat ini tidak memiliki kewajiban untuk melakukan penyetoran dividen sebesar Rp120 triliun ke negara.

Dony menjelaskan, kewajiban ini belum ada karena Danantara nantinya akan banyak dilibatkan pemerintah untuk membangun proyek hilirisasi yang akan membuka lapangan pekerjaan.

"Itu kan call-nya (keputusan) di pemerintah, sampai sejauh ini belum ada ya. Dan rasanya nggak ada. Karena kita mau membangun banyak proyek hilirisasi dan lain sebagainya membuka lapangan pekerjaan," kata Dony, saat ditanya usai rapat terbatas, di Istana Negara, Rabu (30/9/2026).

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Keuangan Suahasil Nazara enggan berkomentar saat ditanya mengenai hal ini.

Namun Suahasil mengatakan telah mendapatkan arahan dari presiden untuk menjaga APBN supaya tetap kredibel, dengan terus menjalankan efisiensi secara terukur. Artinya digunakan untuk kesejahterahan, perlindungan, sosial, dan juga membangun infrastruktur.

Tapi menurutnya, nantinya banyak investasi yang akan dilakukan oleh Danantara. Sedangkan APBN akan digunakan untuk membiayai yang sifatnya pelayanan publik.

"Jadi ibaratnya Danantara dan APBN itu saling kolaborasi, berbagi tugas supaya menjaga perekonomian Indonesia. APBN itu membiayai yang sifatnya adalah pelayanan publik, infrastruktur dasar dan juga operasional dari pemerintah. Nah Danantara itu investasi," katanya.

Seperti diketahui, Purbaya Yudhi Sadewa, saat menjabat menjadi Menteri Keuangan mengatakan Danantara akan membagikan dividen sebesar Rp 120 triliun kepada pemerintah. Dana ini, kata Purbaya, akan ditempatkan di dalam APBN.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/bos-danantara-dan-menkeu-buka-suara-soal-nasib-dividen-bumn-rp120-t-bdf69987/.

Baca juga

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan pagi ini, Kamis (1/10/2026). Indeks saham melemah tipis sejak pembukaan perdagangan di level 6.000-an.

Detik Finance

Semua berita Ekonomi