Identitas Mayat Pria di Serang Masih Misterius, Ini Ciri-cirinya
Identitas mayat pria yang ditemukan membusuk di tanah bengkok Kampung Sikupa, Desa Taman Sari, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, masih misterius. Polisi mengungkap ciri-cirinya.
"Saat ditemukan, korban mengenakan pakaian lengan pendek tanpa menggunakan celana," ujar Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, Kamis (1/10/2026).
Maruli menjelaskan, jasad dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten untuk proses identifikasi.
"Untuk identitas korban saat ini masih dalam proses pemeriksaan dan menunggu hasil laboratorium," jelasnya.
Maruli mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi untuk dapat membantu proses identifikasi.
"Apabila ada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri yang sesuai, kami mengimbau agar segera menghubungi kami untuk membantu proses identifikasi," ucapnya.
Mayat tersebut ditemukan pada Minggu (27/9) siang di area perkebunan tanah bengkok milik Desa Panyirapan, tepatnya di Kampung Sikupa, Desa Taman Sari, Kecamatan Baros.
Sebagai informasi, tanah bengkok adalah lahan atau tanah milik desa yang dikelola oleh kepala desa dan perangkat desa sebagai pengganti gaji atau tambahan tunjangan selama masa jabatan.
Awalnya, sekitar pukul 10.00 WIB, saksi AH mencium bau busuk saat berada di lahan kosong tersebut. Ia awalnya hendak menyemprot rumput karena lahan tersebut akan digarap.
Ia kemudian mencari sumber bau dan menemukan mayat yang sudah membusuk. Polisi saat ini masih menyelidiki identitas serta penyebab kematian korban.
Berikut ini ciri-ciri mayat tersebut:
- Jenazah ras Asia/Mongoloid (Indonesia) - Jenis kelamin laki-laki - Perkiraan Usia kisaran 30-40 tahun - Tinggi badan sekitar 157-166 cm
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/identitas-mayat-pria-di-serang-masih-misterius-ini-ciri-cirinya-79b019f0/.
Baca juga
Suyudi: Kritik publik jadi peringatan dini untuk benahi Polri
Jakarta (ANTARA) - Calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Komjen Pol. Suyudi Ario Seto mengatakan kritik berbasis fakta dari masyarakat merupakan sistem peringatan dini bagi Polri untuk mengetahui berbagai hal yang perlu segera diperbaiki.
Emas Bersejarah Indonesia dari Srikandi Bernama Nurisa Dian Ashrifah
Nurisa Dian Ashrifah menjadi srikandi yang mengantar Indonesia membukukan sejarah baru dalam olahraga panahan di Asian Games 2026. Atlet 20 tahun yang turun di nomor individual compound putri itu menjadi yang terbaik di Asian Games 2026.
Coaltrans Asia 2026 - PTBA tekankan pentingnya kepastian regulasi dan keberlanjutan pasokan batu bara
Jakarta (ANTARA) — PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menegaskan komitmennya menjaga ketahanan energi nasional dan keandalan pasokan batu bara.
Komisi III Setujui Komjen Suyudi Jadi Calon Kapolri Gantikan Listyo
Hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri pengganti Listyo Sigit Prabowo. Seluruh anggota Komisi III yang mewakili delapan fraksi di DPR menyetujui nama Suyudi sebagai calon tunggal Kapolri.