Kombinasikan Jalan Cepat dan Santai, Cara Sederhana Tingkatkan Kebugaran
Liputan6.com, Jakarta - Jalan kaki sering dianggap sebagai aktivitas ringan yang tidak banyak memberikan dampak bagi tubuh. Padahal, jika dilakukan secara rutin, berjalan kaki dapat membantu menjaga berat badan sekaligus memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan.
Melansir Mayo Clinic, jalan cepat setiap hari dapat membantu menurunkan risiko sejumlah masalah kesehatan, mulai dari penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi, beberapa jenis kanker, hingga diabetes tipe 2.
Tak hanya itu, berjalan kaki juga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan kebugaran tubuh, memperkuat tulang dan otot, serta meningkatkan energi. Aktivitas sederhana ini juga dikatakan dapat meningkatkan suasana hati, mempertajam kemampuan berpikir dan daya ingat, hingga memperbaiki kualitas tidur.
Semakin sering dan semakin jauh seseorang berjalan, manfaat yang diperoleh juga dapat semakin besar. Namun, bagi yang baru memulai olahraga, peningkatan kecepatan maupun jarak sebaiknya dilakukan secara bertahap.
Untuk meningkatkan kebugaran, jalan kaki tidak harus dilakukan dengan kecepatan yang sama sepanjang waktu. Anda bisa mengombinasikan jalan cepat dengan jalan santai.
Misalnya, berjalan cepat selama beberapa menit, kemudian memperlambat langkah selama beberapa menit. Pola bergantian ini disebut latihan interval.
Latihan interval saat berjalan kaki bisa membantu meningkatkan kesehatan jantung dan kebugaran tubuh. Cara ini juga bisa menjadi pilihan bagi orang yang ingin mendapatkan manfaat olahraga dalam waktu yang lebih singkat.
Selain itu, berjalan kaki dengan jumlah langkah yang lebih banyak setiap hari disebut bisa menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung.
Perhatikan Teknik Saat Berjalan Selain kecepatan dan jarak, cara berjalan juga perlu diperhatikan. Postur tubuh yang tepat bisa membuat gerakan lebih nyaman sekaligus membantu aktivitas berjalan lebih efektif.
Saat berjalan, usahakan kepala tetap tegak dan pandangan lurus ke depan. Hindari terus melihat ke bawah.
Pastikan leher, bahu, dan punggung tetap rileks. Lengan bisa diayunkan secara bebas dengan siku sedikit menekuk. Sementara itu, jaga punggung tetap tegak dan hindari membungkuk ke depan atau terlalu melengkung ke belakang.
Untuk gerakan kaki, pijakkan tumit terlebih dahulu, kemudian pindahkan berat badan secara bertahap ke bagian tengah kaki hingga ujung jari kaki sebelum mengambil langkah berikutnya.
Jika dilakukan secara rutin dan bertahap, berjalan kaki bisa menjadi pilihan olahraga sederhana untuk membantu menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/kombinasikan-jalan-cepat-dan-santai-cara-sederhana-tingkatkan-93ee68ec/.
Baca juga
Prabowo Salurkan Rp400 T Hasil Satgas PKH untuk Rumah Rakyat-Sekolah
Prabowo Salurkan Rp400 T Hasil Satgas PKH untuk Rumah Rakyat-Sekolah Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto kembali memastikan, dana hasil penertiban kawasan hutan dan lahan yang berhasil dilakukan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) untuk…
Dahlia Poland Ungkap Momen Kenalan dengan Rangga Azies yang Kini Jadi Kekasihnya
- Dahlia Poland berpacaran dengan Rangga Azies, bertemu tak sengaja di Bandung. - Hubungan pacaran mereka berjalan tiga bulan, setelah perkenalan lima bulan. - Dahlia kini lebih selektif dan berhati-hati dalam memulai hubungan baru.
Pagi Selalu Sibuk? Begini Cara Bikin Shower Routine Pria Lebih Praktis
Liputan6.com, Jakarta - Rutinitas pagi sering kali berpacu dengan waktu. Bangun tidur, mandi, sarapan, mengecek pekerjaan, lalu berangkat ke kantor atau kampus. Bagi pria dengan mobilitas tinggi, setiap menit sebelum memulai aktivitas bisa terasa berharga.
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran Rakabuming, Gugatan Tak Dapat Diterima
Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak menemukan bukti meyakinkan yang menunjukkan Gibran Rakabuming Raka memiliki ijazah, sertifikat, atau diploma dari luar negeri yang dapat dijadikan dasar penyetaraan dengan pendidikan paling rendah tamat sekolah menengah atas (SMA) atau…