Komdigi Bangun 'Jembatan' Satu Data, Perlinsos Diperluas Tahun Ini
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut Komdigi telah menyiapkan jembatan untuk Satu Data Indonesia. Mereka menyiapkan sistem penghubung yang disebut SPLP atau Sistem Penghubung Layanan Pemerintah.
"Satu Data itu bukan memisahkan atau memindahkan data dari semua kementerian atau lembaga ke satu tempat, tapi memberikan jalur untuk kemudian data-data ini bisa berinteraksi. Nah, tugas Komdigi di situ, supaya membuat jalan agar setiap data dari kementerian dan lembaga ini bisa terkoneksi dan saling berbicara dengan satu sama lain," terang Meutya saat ditemui awak media Rabu (7/10/2026) di Gedung Komdigi, Jakarta Pusat.
Dia menegaskan bahwa setiap kementerian maupun lembaga tetap memiliki database masing-masing. Dengan dibuatkan sistem penghubung di antara data-data tersebut, maka setiap pihak dapat lebih mudah mengakses dari satu pintu.
Lebih lanjut, soal Perlinsos Digital (Perlindungan Sosial). Meutya menyebutnya sebagai salah satu program yang ditargetkan bisa menjangkau wilayah yang lebih luas lagi.
"Kemarin kan piloting, nah tahun ini bisa lebih luas lagi ke depannya," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan detikINET, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia bersama Pemerintah mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Satu Data Indonesia menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-9 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027, Selasa (6/10/2026).
Undang-Undang Satu Data Indonesia akan mengatur tata kelola data pemerintah, termasuk standardisasi, interoperabilitas, keamanan, serta pemanfaatan data untuk kebutuhan nasional. Adapun, regulasi ini terdiri atas 20 bab dan 141 pasal.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan Kementerian Komunikasi dan Digital akan mengambil peran dalam mendukung keterhubungan sistem data pemerintah melalui interoperabilitas dan dukungan infrastruktur digital.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/komdigi-bangun-jembatan-satu-data-perlinsos-diperluas-tahun-ini-7cf0a726/.
Baca juga
Pembangunan pusat data tidak boleh ganggu ketersediaan air dan energi
Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan pembangunan pusat data kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia perlu mempertimbangkan ketersediaan energi dan air agar tidak mengganggu kebutuhan masyarakat.
GPT-6 Astra Kalah Telak Adu Starcraft Lawan Bot: Lalu Berbuat Curang
Model kecerdasan buatan (AI) besutan OpenAI, GPT-6 Astra, tertangkap basah melakukan kecurangan saat bertanding dalam kompetisi bot StarCraft di platform StarSkirmish.
Microdrama Adikku Merebut Suamiku di VShort: Dikhianati Saudara Kandung, Sophie Nekat Balas Dendam!
JAKARTA – V+Short menghadirkan microdrama berbasis AI terbaru berjudul “Adikku Merebut Suamiku”. Download V+Short dengan klik link di sini. Dari judulnya saja, cerita ini sudah bikin penasaran.
Komdigi Ungkap Peran di UU Satu Data Indonesia: Kami Jadi Penghubung
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkap perannya dalam program Satu Data Indonesia, yakni menjembatani data antar instansi pemerintah.