Pembangunan pusat data tidak boleh ganggu ketersediaan air dan energi
Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan pembangunan pusat data kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia perlu mempertimbangkan ketersediaan energi dan air agar tidak mengganggu kebutuhan masyarakat.
"Jadi kita tentu punya kebutuhan kemampuan komputasi yang tentu memerlukan data center. Tapi di saat yang bersamaan, tentu kita harus melihat kecukupan energi, tidak boleh energi terganggu untuk hal-hal lain, terutama layanan publik. Tidak boleh juga kebutuhan air terganggu," kata Meutya di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Rabu.
Menurut dia, dalam menentukan keseimbangan antara kebutuhan komputasi AI dan ketersediaan sumber daya memerlukan koordinasi lintas sektor sebelum menerbitkan izin pembangunan pusat data.
memadai untuk pembangunan pusat data.
"Jadi penentuan titiknya juga harus ditentukan. Ada ketersediaan air atau tidak di situ, ada kecukupan energi di situ, dan ada sinyalnya tidak di situ yang baik," ujarnya.
Meutya mengatakan kebutuhan pembangunan pusat data di Indonesia meningkat seiring perkembangan geopolitik yang mendorong banyak perusahaan global untuk masuk dan berinvestasi di Indonesia.
Meski demikian, menurut dia, pembangunan pusat data perlu ditata agar Indonesia tidak mengalami kelebihan kapasitas dan pembangunannya tetap sesuai dengan kebutuhan.
"Buffer itu, penjagaan supaya kita ini tidak boleh dibanjiri (pusat data), dan kita harus betul-betul pilih-pilih lokasi, kemudian juga sesuai kebutuhan, tidak boleh juga terlalu lebih karena harus ada trade-off-nya," katanya.
inkan pembangunan pusat data yang baru.
Akan tetapi, ia menegaskan aspek penentuan lokasi menjadi penting agar keberadaan pusat data tidak mengganggu kebutuhan air dan energi masyarakat di wilayah sekitarnya.
"Penentuan lokasi akan sangat penting, tidak boleh mengganggu kebutuhan air di situ dan juga kebutuhan energi di situ, dan yang penting masyarakat kebutuhannya tidak boleh terganggu," ujarnya.
TARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/pembangunan-pusat-data-tidak-boleh-ganggu-ketersediaan-air-dan-energi-9c0ecda3/.
Baca juga
Komdigi Bangun 'Jembatan' Satu Data, Perlinsos Diperluas Tahun Ini
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut Komdigi telah menyiapkan jembatan untuk Satu Data Indonesia. Mereka menyiapkan sistem penghubung yang disebut SPLP atau Sistem Penghubung Layanan Pemerintah.
GPT-6 Astra Kalah Telak Adu Starcraft Lawan Bot: Lalu Berbuat Curang
Model kecerdasan buatan (AI) besutan OpenAI, GPT-6 Astra, tertangkap basah melakukan kecurangan saat bertanding dalam kompetisi bot StarCraft di platform StarSkirmish.
Microdrama Adikku Merebut Suamiku di VShort: Dikhianati Saudara Kandung, Sophie Nekat Balas Dendam!
JAKARTA – V+Short menghadirkan microdrama berbasis AI terbaru berjudul “Adikku Merebut Suamiku”. Download V+Short dengan klik link di sini. Dari judulnya saja, cerita ini sudah bikin penasaran.
Komdigi Ungkap Peran di UU Satu Data Indonesia: Kami Jadi Penghubung
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkap perannya dalam program Satu Data Indonesia, yakni menjembatani data antar instansi pemerintah.