Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262927 berita

Krisis Perumahan, Pekerja Bakal Ramai-Ramai Mogok Nasional 24 JamAlarm Kematian El Nino di RI, Benarkah Belasan Ribu Terancam Tewas?Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih TerbukaRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan IjazahDulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan GibranCristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar JanjiSegini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atletMasalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di MalaysiaHaji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Ekonomi

Krisis Perumahan, Pekerja Bakal Ramai-Ramai Mogok Nasional 24 Jam

CNBC Indonesia 2 menit baca 304 kata
Krisis Perumahan, Pekerja Bakal Ramai-Ramai Mogok Nasional 24 Jam — gambar dari CNBC Indonesia
Gambar dari CNBC Indonesia. Ringkasan oleh Zona News.

Krisis Perumahan, Pekerja Bakal Ramai-Ramai Mogok Nasional 24 Jam Jakarta, CNBC Indonesia - Dua serikat pekerja terbesar Spanyol, CCOO (Comisiones Obreras) dan UGT (Unión General de Trabajadores), mulai mempersiapkan aksi mogok umum selama 24 jam pada musim gugur tahun ini. Aksi tersebut ditujukan untuk menuntut kenaikan upah yang memadai sekaligus akses terhadap perumahan yang layak.

Rencana mogok masih harus mendapat persetujuan dari badan pengurus tertinggi kedua serikat pekerja tersebut. CCOO dan UGT juga akan berkoordinasi dengan kelompok penyewa, organisasi warga, serta Serikat Penyewa untuk menentukan tanggal pelaksanaan.

Pengumuman ini disampaikan setelah Kongres Deputi Spanyol pada Jumat menolak rancangan dekrit kerajaan terkait perumahan. Kedua serikat menilai penolakan tersebut memperkuat kebutuhan untuk menghubungkan perjuangan pekerja dengan gerakan yang menuntut akses perumahan.

"Demonstrasi akhir pekan lalu telah menunjukkan kuatnya tuntutan tersebut, dan respons harus dibangun melalui kerja sama seluruh organisasi yang mendukungnya," kata CCOO dan UGT dalam pernyataan bersama, seperti dilaporkan Democrata yang dikutip Anadolu Agency, Selasa (6/10/2026).

Dari sisi ketenagakerjaan, serikat pekerja mengaitkan rencana mogok dengan usulan Kesepakatan Keenam mengenai Ketenagakerjaan dan Perundingan Bersama. Mereka mengusulkan kenaikan upah antara 4% hingga 7%, disertai klausul peninjauan upah untuk menyesuaikan perubahan kondisi ekonomi.

Sementara terkait perumahan, CCOO dan UGT menuntut kesepakatan sosial yang lebih luas, termasuk pembatasan harga sewa dan penyediaan stok perumahan yang dilindungi negara secara permanen. Mereka juga meminta penerapan efektif undang-undang hak atas perumahan di seluruh wilayah Spanyol.

Serikat pekerja turut mendesak organisasi pengusaha membuka kembali ruang perundingan bersama dan memastikan tingkat upah mampu memenuhi kebutuhan dasar pekerja. Mereka menilai kebijakan ketenagakerjaan dan perumahan perlu ditangani secara bersamaan karena keduanya berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat.

CCOO dan UGT kemudian menyerukan kepada otoritas publik untuk memastikan aturan yang melindungi hak atas perumahan benar-benar ditegakkan. Besaran dan tanggal aksi mogok umum akan ditentukan setelah proses persetujuan internal serta koordinasi dengan kelompok-kelompok perumahan selesai.

(tfa/luc) [Gambas:Video CNBC]

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/krisis-perumahan-pekerja-bakal-ramai-ramai-mogok-nasional-24-jam-8991fa9c/.

Baca juga

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi korporasi antar dua konglomerat, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik Low Tuck Kwong dengan PT Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam masih berlanjut.

CNBC Indonesia

Semua berita Ekonomi