Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262927 berita

Menkop: Koperasi Akan Ambil Alih Kembali KB BankAlarm Kematian El Nino di RI, Benarkah Belasan Ribu Terancam Tewas?Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih TerbukaRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan IjazahDulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan GibranCristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar JanjiSegini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atletMasalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di MalaysiaHaji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Ekonomi

Menkop: Koperasi Akan Ambil Alih Kembali KB Bank

Liputan6 Bisnis 2 menit baca 306 kata
Menkop: Koperasi Akan Ambil Alih Kembali KB Bank — gambar dari Liputan6 Bisnis
Gambar dari Liputan6 Bisnis. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengungkapkan rencana induk koperasi untuk mengambil alih kembali KB Bank, yang sebelumnya dikenal sebagai Bank Bukopin. Bank tersebut kini berada di bawah kendali pemegang saham asal Korea Selatan.

Ferry mengatakan, rencana tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kembali peran koperasi dalam industri perbankan nasional.

"Dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi Bank Umum Koperasi Indonesia (Bukopin) akan kita ambil alih lagi," kata Ferry dikutip Antara, Selasa (6/10/2026).

Meski demikian, Ferry belum membeberkan sejumlah detail terkait rencana tersebut. Di antaranya nilai saham yang akan dibeli, induk koperasi yang akan melakukan pembelian, sumber pendanaan akuisisi, serta target waktu pengambilalihan KB Bank.

Ferry menjelaskan, Bukopin pada awalnya didirikan oleh induk-induk koperasi untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan gerakan koperasi di Indonesia.

Namun, dalam perkembangannya, kepemilikan saham induk koperasi di Bukopin mengalami dilusi. Porsi kepemilikan koperasi semakin mengecil hingga akhirnya digantikan oleh pemegang saham lainnya.

"Karena dulu Bukopin didirikan oleh induk-induk koperasi, tapi dibiarkan terdelusi saham induk koperasi itu mengecil, tergantikan dan sekarang prioritas pemegang sahamnya dikuasai oleh Kookmin Korea," ujarnya.

Jadi Momentum Baru Ferry mengatakan pihaknya baru mendapatkan informasi mengenai peluang untuk membeli kembali Bank Bukopin. Nantinya, bank tersebut diharapkan dapat kembali diambil alih oleh induk-induk koperasi dari gerakan koperasi nasional.

Sebagai informasi, Bukopin didirikan pada 10 Juli 1970 dengan nama Bank Umum Koperasi Indonesia. Bank tersebut mulai beroperasi sebagai bank umum koperasi pada 1971.

Pada 1993, status badan hukum Bukopin berubah dari koperasi menjadi perseroan terbatas.

Kemudian pada 2021, Bank Bukopin resmi berganti nama menjadi PT Bank KB Bukopin Tbk setelah diakuisisi KB Kookmin Bank. KB Kookmin Bank menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan sekitar 67%.

Ferry berharap rencana pengambilalihan kembali KB Bank dapat menjadi momentum baru bagi gerakan koperasi nasional.

"Kita akan buktikan koperasi akan bisa kuat dan besar lagi," kata Ferry.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/menkop-koperasi-akan-ambil-alih-kembali-kb-bank-bec1f127/.

Baca juga

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi korporasi antar dua konglomerat, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik Low Tuck Kwong dengan PT Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam masih berlanjut.

CNBC Indonesia

Semua berita Ekonomi