Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262728 berita

Potret Kamari Nonton Final FIFA ASEAN Cup Pakai Earmuff, Bukan Cuma AksesoriThe Future Fest 2026 perluas akses pendidikan tinggiFictor Roring nilai jumlah laga IBL All Indonesian harus lebih banyakMarc Marquez: Tolong Doakan Saya Finis di MotoGP Mandalika 2026Menteri PKP pastikan program bedah rumah di Bandung tepat sasaranEgy Maulana Vikri bersyukur akhirnya bisa antar Timnas Indonesia juaraRelawan Gibran Sujud Syukur Usai MK Tak Terima Gugatan Denny Indrayana DkkKejagung siapkan 34 JPU untuk sidang perdana Febrie AdriansyahMK putuskan gugatan terhadap ijazah Wapres Gibran tidak diterimaClaresta Taufan sebut tema film "Bapak Paling Jujur" bikin deg-degan
Lifestyle

Potret Kamari Nonton Final FIFA ASEAN Cup Pakai Earmuff, Bukan Cuma Aksesori

Liputan6 Kesehatan 2 menit baca 473 kata
Potret Kamari Nonton Final FIFA ASEAN Cup Pakai Earmuff, Bukan Cuma Aksesori — gambar dari Liputan6 Kesehatan
Gambar dari Liputan6 Kesehatan. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Putri selebritis Jennifer Coppen, Kamari, ikut hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, saat final FIFA ASEAN Cup 2026 pada Senin (5/10/2026) malam. Di tengah suasana tribun yang ramai, bocah tiga tahun tersebut terlihat memakai earmuff berwarna merah muda demi mendukung sang ayah, Justin Hubner yang turun bermain.

Acara olahraga termasuk lingkungan yang ramai, sehingga penggunaan earmuff di tengah bising tersebut menjadi salah satu cara mengurangi paparan suara keras pada anak.

Selain keriuhan di stadion, earmuff umumnya dapat digunakan anak ketika menghadiri acara konser, pertunjukan kembang api, dan tempat umum lainnya yang berpotensi menghasilkan intensitas suara tinggi, mengutip Sensory Assist.

Anak Lebih Sensitif terhadap Suara Keras Sejalan dengan laman Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang dikutip pada Selasa (6/10/2026), menjelaskan bahwa paparan kebisingan berlebihan dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan meningkatkan stres pada anak. Selain itu, saluran telinga anak lebih kecil dan lebih peka dibandingkan orang dewasa.

Karena itu, perlindungan pendengaran dapat dipertimbangkan ketika anak berada di lingkungan yang bising, seperti konser, bandara, acara olahraga, maupun tempat dengan tingkat kebisingan tinggi lainnya.

Salah satu pilihannya adalah earmuff pelindung suara, yang mana alat ini dirancang untuk meredam suara yang masuk ke telinga.

Earmuff seperti yang dipakai Kamari bekerja dengan menutupi bagian luar telinga dan mengurangi intensitas suara dari lingkungan sekitar. Pelindung telinga ini dapat mengurangi tingkat kebisingan sekitar 20–30 desibel, bergantung pada kualitas alatnya.

Selain melindungi pendengaran, peredaman suara juga dapat membuat lingkungan terasa lebih nyaman bagi anak ketika berada di tengah keramaian.

Namun, penggunaan earmuff tidak berarti anak harus terus-menerus memakainya. Pelindung suara dapat digunakan pada waktu yang tepat dan tidak terlalu lama agar anak tetap dapat berinteraksi langsung dengan lingkungan di sekitarnya.

Selain sebagai upaya meredam bising dan paparan suara yang masuk ke telinga anak, earmuff juga dapat berfungsi sebagai penghangat di cuaca dingin, khususnya earmuff berbahan wol atau bulu sintetis.

Ini menjadi satu hal penting lainnya untuk menghindari radang telinga pada anak yang disebabkan oleh paparan udara dingin.

Perhatikan ukuran dan cara penggunaan Pemilihan earmuff untuk anak juga perlu disesuaikan dengan ukuran kepala. Orang tua disarankan untuk memperhatikan ukuran, kenyamanan bantalan, serta nilai Noise Reduction Rating (NRR) pada pelindung suara. Nilai tersebut menunjukkan kemampuan alat dalam meredam suara.

Selain itu, pentingnya fit yang nyaman, ikat kepala yang dapat disesuaikan, serta bobot yang ringan, juga menjadi pertimbangan. Pelindung telinga juga sebaiknya memenuhi standar keselamatan dan telah diuji untuk memberikan pengurangan suara yang sesuai.

Tambahannya, anak perlu diajarkan cara memakai earmuff dengan benar agar bagian telinga tertutup dengan baik tanpa celah, serta hal lainnya yang perlu diperiksa secara berkala untuk memastikan alat tetap berfungsi dengan baik.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/potret-kamari-nonton-final-fifa-asean-cup-pakai-earmuff-bukan-cuma-eb38ddad/.

Baca juga

Semua berita Lifestyle