Lewati ke konten

Kamis, 8 Oktober 20263171 berita

Shin Tae-yong Kesulitan Nilai Pemain Persija Jakarta di FIFA ASEAN Cup 2026Bene Dion angkat pariwisata Sumut lewat medlei film "Pulang Kampung"Marc Marquez Janjikan Aksi Spesial Jika Menang di MotoGP Mandalika 2026League Cup Bisa Bawa Klub Indonesia ke Turnamen AsiaDari Tambak ke Industri, Garam Bima Mengejar Nilai TambahFaktor yang bisa mengganggu pendengaran, selain usia dan suara kerasJaksa Bongkar 4 Perkara dalam Dakwaan Febrie, Kantor Hukum Diduga Jadi Alat TPPU Rp 346 MiliarMomen Febrie Salami Jaksa Usai Didakwa Pemerasan hingga TPPU Rp350 MJaksa Bongkar Isi 3 Brankas Kasus Cuci Uang Febrie AdriansyahPembangunan pusat data tidak boleh ganggu ketersediaan air dan energi
Olahraga

Shin Tae-yong Kesulitan Nilai Pemain Persija Jakarta di FIFA ASEAN Cup 2026

Liputan6 Bola 1 menit baca 290 kata
Shin Tae-yong Kesulitan Nilai Pemain Persija Jakarta di FIFA ASEAN Cup 2026 — gambar dari Liputan6 Bola
Gambar dari Liputan6 Bola. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong menyatakan penilaiannya terhadap lima pemain Persija yang membela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 terkendala karena minimnya menit bermain di turnamen baru bentukan FIFA tersebut. Tim Garuda keluar sebagai juara, namun kontribusi kuintet Macan Kemayoran di lapangan relatif terbatas.

Lima nama yang dipanggil adalah Rizky Ridho, Rayhan Hannan, Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan Nadeo Argawinata. Mereka menjadi bagian dari skuad yang membawa Timnas Indonesia menjadi kampiun.

Dari kelompok itu, Rizky Ridho paling sering tampil. Bek berusia 24 tahun tersebut turun dalam empat pertandingan, hanya sekali sebagai starter, mengoleksi 139 menit, serta mencetak satu gol.

Evaluasi Terkendala Menit Bermain Rayhan Hannan dua kali masuk sebagai pemain pengganti dengan total 26 menit, sementara Shayne Pattynama tampil sekali selama 19 menit.

Adapun Jordi Amat dan Nadeo Argawinata tidak mendapatkan kesempatan bermain karena persaingan yang ketat, sehingga harus puas mengisi bangku cadangan sepanjang turnamen.

"Kalau ada pemain yang bermain, baru bisa saya menilainya. Hampir tidak ada yang bisa bermain," ujar Shin Tae-yong sebelum memimpin latihan Persija di Persija Training Ground, Depok, pada Rabu (7/10/2026).

"Hannan itu bermain hanya sebentar, bagaimana bisa bilang begitu? Baru mau mencapai kondisi napas yang maksimal, pertandingan sudah berakhir," jelasnya.

Masuk Terlambat, Ritme Sulit Terbentuk Shin Tae-yong menyoroti tantangan bagi pemain yang baru diturunkan di penghujung laga. Menurutnya, mereka membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan intensitas pertandingan, sehingga dampaknya ke permainan belum sepenuhnya terlihat.

"Itu bagian yang paling sulit. Di antara pemain kami, tentu para wartawan menonton pertandingannya," tutur Shin Tae-yong.

"Tetapi sebenarnya ketika seorang pemain masuk sekitar 10 menit terakhir, justru pada saat itulah tubuh mulai mencapai kondisi maksimal dan napas mulai terbuka, tetapi pertandingan sudah berakhir. Itulah bagian yang paling sulit," imbuhnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/shin-tae-yong-kesulitan-nilai-pemain-persija-jakarta-di-fifa-asean-2eb2a02c/.

Baca juga

League Cup Bisa Bawa Klub Indonesia ke Turnamen Asia

Liputan6.com, Jakarta - League Cup 2026/2027 diproyeksikan melampaui sekadar turnamen tambahan. Ajang yang diikuti 38 klub ini disiapkan sebagai jalan bagi tim Indonesia untuk mendapat kesempatan tampil di kompetisi antarklub Asia.

Liputan6 Bola

Semua berita Olahraga