Trump Tolak Beri Dukungan ke Netanyahu di Pemilu Israel
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak untuk memberi dukungan ke sekutu dekatnya Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam pemilihan umum (Pemilu) di Israel.
Israel akan menggelar Pemilu pada 27 Oktober untuk memilih anggota Knesset (Parlemen) dan Perdana Menteri periode berikutnya.
"Yah, saya hanya bisa mengatakan bahwa saya tidak lagi terlibat dalam politik, kecuali bahwa kami populer," kata dia saat wawancara dengan TIME Magazine yang dikutip Middle East Monitor, Jumat (2/9).
Trump kala itu menjawab pertanyaan apakah Netanyahu harus diberi kesempatan lagi untuk pemilu 27 Oktober mendatang.
Saat ditanya sekali lagi untuk memastikan arah dukungan Trump, dia tetap pada pernyataan sebelumnya.
"Tidak, hal utama saya, saya memang ingin membantu mereka membela Israel." ungkap dia.
Dalam wawancara itu, Trump malah memamerkan klaim popularitas dia yang didukung publik Israel berdasarkan survei jajak pendapat. Ia meyakini dukungan tersebut muncul karena kebijakan-kebijakan yang diambil.
TIME juga bertanya potensi dukungan dan relasi Washington dengan kandidat lain seperti eks kepala militer Gadi Eisenkot.
Trump mengaku tak mendengar informasi buruk soal Eisenkot, dia hanya mewanti-wanti untuk tak memandang sebelah mata Netanyahu.
"Orang-orang telah meremehkan Bibi (Netanyahu) berkali-kali, sama seperti mereka meremehkan saya berkali-kali," kata Trump.
"Saya tidak akan meremehkan Bibi," imbuh dia.
Hubungan Trump dengan Netanyahu dikabarkan semakin tegang dalam beberapa bulan terakhir karena perang di Iran, dan serangan berkelanjutan Israel di Lebanon dan Gaza.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/trump-tolak-beri-dukungan-ke-netanyahu-di-pemilu-israel-8f273d83/.
Baca juga
Thailand Cabut Kewarganegaraan Pengusaha Israel, Ini Alasannya
Thailand Cabut Kewarganegaraan Pengusaha Israel, Ini Alasannya Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Thailand mencabut kewarganegaraan seorang pengusaha kelahiran Israel, Ariel Blustein, setelah menemukan bukti bahwa ia masih menggunakan kewarganegaraan dan paspor lamanya setelah…
Rusia tegaskan akan merespons atas ancaman terhadap Kaliningrad
Jenewa (ANTARA) - Rusia akan merespons “setiap tindakan” yang mengancam kedaulatannya atau menyasar penduduk sipil di Kaliningrad, kata seorang diplomat senior Rusia, Kamis (1/10) di tengah meningkatnya ketegangan antara Moskow dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) terkait…
Kolom Pakar: Pemeriksaan TB untuk WNI yang Akan ke Jepang
Liputan6.com, Jakarta - Pada September 2026, bulan yang lalu, Kedutaan Besar RI di Tokyo, Jepang, mengeluarkan informasi aturan baru bagi kita orang Indonesia yang berjudul 'Pemeriksaan TB untuk WNI yang akan ke Jepang', lengkapnya di laman konsuler.kbritokyo.jp.
Cuma Apple yang Tidak Diajak Ketemu Presiden, Ini Alasannya
Cuma Apple yang Tidak Diajak Ketemu Presiden, Ini Alasannya Jakarta, CNBC Indonesia - Nama Apple absen dalam kumpul bersama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersama para bos raksasa teknologi di Gedung Putih pada Selasa (29/9/2026).