Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262927 berita

Airlangga Ungkap Mineral dan Batu Bara Jadi Fokus Hilirisasi 2027Alarm Kematian El Nino di RI, Benarkah Belasan Ribu Terancam Tewas?Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih TerbukaRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan IjazahDulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan GibranCristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar JanjiSegini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atletMasalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di MalaysiaHaji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Ekonomi

Airlangga Ungkap Mineral dan Batu Bara Jadi Fokus Hilirisasi 2027

CNN Ekonomi 1 menit baca 246 kata
Airlangga Ungkap Mineral dan Batu Bara Jadi Fokus Hilirisasi 2027 — gambar dari CNN Ekonomi
Gambar dari CNN Ekonomi. Ringkasan oleh Zona News.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan mineral dan batu bara akan menjadi salah satu fokus hilirisasi pada 2027.

Pemerintah menargetkan investasi sekitar Rp2.900 triliun pada tahun depan, dengan sekitar 40 persen di antaranya berasal dari sektor hilirisasi.

"Tahun depan kan target investasinya sekitar Rp2.900 triliun, itu termasuk mungkin 40 persen dari hilirisasi. Ya pasti mineral dan batu bara termasuk persiapan yang untuk logam lain," acara BIG Downstream Insights 2026 di Jakarta, Selasa (6/10).

Airlangga sebelumnya mengatakan pemerintah tengah mendorong hilirisasi 28 komoditas yang tersebar di delapan sektor.

Ia menjelaskan program tersebut membutuhkan investasi sebesar US$618 miliar atau setara dengan Rp11.065 triliun (asumsi kurs Rp17.910 per dolar AS) untuk meningkatkan kapasitas produksi dan ekspor Indonesia.

"Investasi yang dibutuhkan untuk 28 komoditas itu adalah US$618 miliar dan harapannya bisa meningkatkan ekspor menjadi US$857 miliar dan dengan nilai tambah US$235,9 miliar," ujarnya dalam keynote speech pada acara yang sama.

Airlangga mengatakan kebutuhan investasi tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan ekspor Indonesia secara signifikan. Saat ini, nilai ekspor Indonesia disebut sudah mendekati US$500 miliar.

"Sebagai tambahan ekspor kita itu mendekati US$500 billion. Jadi sebetulnya kalau dengan hilirisasi ini nambah maka ekspor kita bisa double dari angka tersebut," katanya.

Menurut Airlangga, hilirisasi tidak hanya mencakup mineral dan batu bara, tetapi juga komoditas sumber daya alam terbarukan seperti kelapa sawit, karet, kelapa, serta sektor pertanian.

Ia mengatakan pengembangan industri hilir tersebut menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kontribusi sektor manufaktur terhadap perekonomian nasional sekaligus menciptakan nilai tambah dari sumber daya alam Indonesia.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/airlangga-ungkap-mineral-dan-batu-bara-jadi-fokus-hilirisasi-2027-eb968673/.

Baca juga

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi korporasi antar dua konglomerat, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik Low Tuck Kwong dengan PT Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam masih berlanjut.

CNBC Indonesia

Semua berita Ekonomi