Aturan PPN Perhiasan Bakal Diubah, Ini Bocorannya
Menteri Koordinator Pereknomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan melakukan penyesuaian pada aturan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk komoditas perhiasan.
Dia menjelaskan pemerintah akan membuat standar baru untuk fasilitas PPN tidak dipungut dapat diberikan untuk perhiasan dengan kandungan logam mulia 99%. Selama ini aturan yang berlaku fasilitas bebas PPN cuma diberikan pada komoditas dengan kandungan 99,99%.
Hal itu tercantum dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 49 Tahun 2022. Airlangga membuka opsi kemungkinan beleid itu akan disempurnakan.
"Kemudian untuk industri perhiasan nanti akan dibuatkan standar baru di mana mereka bisa memanfaatkan (bebas) PPN dengan fasilitas logam mulianya di 99%. Sekarang regulasi yang berlaku untuk mereka yang 99,99%. Ini akan ada perbaikan daripada PP," jelas Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).
Rencana ini disebut Airlangga akan dilakukan tahun 2027 mendatang sebagai program-program stimulus ekonomi yang dilanjutkan ke tahun 2027. Program ini sudah didiskusikan langsung di Istana Kepresidenan dengan Presiden Prabowo Subianto.
Adapun, 3 kriteria emas batangan yang mendapat fasilitas PPN tidak dipungut dalam PP 49 tahun 2022 yaitu emas yang berbentuk batangan, kadar emas paling rendah sebesar 99,99%, dan kadar emas tersebut dibuktikan dengan sertifikat.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/aturan-ppn-perhiasan-bakal-diubah-ini-bocorannya-69528198/.
Baca juga
Wanti-wanti Pengusaha Jelang Pengesahan RUU Ketenagakerjaan
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menyampaikan catatan jelang pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan menjadi undang-undang.
Pertamina Genjot Teknologi Carbon Capture, Bidik 20 Basin Produktif
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mempercepat implementasi teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) serta Carbon Capture and Storage (CCS) untuk mendukung transisi energi regional.
RI Bidik Kerja Sama Pengelolaan Air-Ketahanan Pangan dengan Swiss
Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kunjungan kerja ke Swiss. AHY bertemu Presiden Konfederasi Swiss Guy Parmelin.
Astra Dampingi Desa Gede Pangrango Kembangkan Wisata dan UMKM Lokal
Perjalanan pengembangan Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango dilakukan melalui kolaborasi masyarakat bersama berbagai pihak. Salah satunya melalui program Desa Sejahtera Astra dari PT Astra International Tbk ("Astra") yang mendampingi pengembangan potensi desa melalui bidang…