Houthi Bantah Serang Gardu Listrik Masjid Nabawi Madinah
Sumber militer Houthi membantah tuduhan koalisi Arab Saudi yang menyebut serangan milisi itu pekan lalu menargetkan gardu Taibah yang mengalirkan listrik ke Masjid Nabawi.
Dia menyebut tuduhan itu sebagai "kebohongan" dan merupakan kegagalan Saudi membuktikan tudingan sebelumnya yang menyebut Houthi menggempur Mekkah, demikian dikutip Al Jazeera.
Di laporan media lain, sumber Houthi menyebut tuduhan itu "tak berdasar." Selama ini, Houthi kerap menyerang fasilitas minyak Saudi dan mereka mengakuinya.
Bantahan tersebut muncul usai Juru Bicara Resmi Koalisi untuk Memulihkan Legitimasi di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al Maliki, menyatakan serangan Houthi pekan lalu menyasar gardu listrik Taibah di Madinah.
Stasiun distribusi listrik Taibah merupakan fasilitas sipil yang menyediakan listrik ke Masjid Nabawi di Madinah.
Al Maliki menyampaikan pernyataan itu usai pihak berwenang melakukan penyelidikan menyeluruh terkait gempuran Houthi ke Saudi pada 29 September.
"Serangan teroris tersebut mengakibatkan satu transformator listrik tidak berfungsi, tanpa memengaruhi jaringan listrik," kata dia dalam laporan kantor berita Saudi Press Agency, Kamis (1/10).
"Aksi teroris pengecut ini merupakan kelanjutan upaya milisi ekstremis untuk menargetkan Dua Masjid Suci dan provokasi yang disengaja terhadap jutaan umat Muslim di seluruh dunia dengan menargetkan Makkah dan Madinah," lanjut Al Maliki.
Dia lantas menegaskan koalisi Yaman dan Saudi terus mengambil serta menerapkan langkah-langkah mencegah serangan Houthi.
Dalam beberapa waktu terakhir, koalisi pasukan Saudi & Yaman bertempur dengan Houthi. Mereka saling gempur dengan meluncurkan serangan udara atau rudal.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/houthi-bantah-serang-gardu-listrik-masjid-nabawi-madinah-f045b8ec/.
Baca juga
Thailand Cabut Kewarganegaraan Pengusaha Israel, Ini Alasannya
Thailand Cabut Kewarganegaraan Pengusaha Israel, Ini Alasannya Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Thailand mencabut kewarganegaraan seorang pengusaha kelahiran Israel, Ariel Blustein, setelah menemukan bukti bahwa ia masih menggunakan kewarganegaraan dan paspor lamanya setelah…
Rusia tegaskan akan merespons atas ancaman terhadap Kaliningrad
Jenewa (ANTARA) - Rusia akan merespons “setiap tindakan” yang mengancam kedaulatannya atau menyasar penduduk sipil di Kaliningrad, kata seorang diplomat senior Rusia, Kamis (1/10) di tengah meningkatnya ketegangan antara Moskow dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) terkait…
Kolom Pakar: Pemeriksaan TB untuk WNI yang Akan ke Jepang
Liputan6.com, Jakarta - Pada September 2026, bulan yang lalu, Kedutaan Besar RI di Tokyo, Jepang, mengeluarkan informasi aturan baru bagi kita orang Indonesia yang berjudul 'Pemeriksaan TB untuk WNI yang akan ke Jepang', lengkapnya di laman konsuler.kbritokyo.jp.
Cuma Apple yang Tidak Diajak Ketemu Presiden, Ini Alasannya
Cuma Apple yang Tidak Diajak Ketemu Presiden, Ini Alasannya Jakarta, CNBC Indonesia - Nama Apple absen dalam kumpul bersama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersama para bos raksasa teknologi di Gedung Putih pada Selasa (29/9/2026).