Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262927 berita

Houthi Serang Bandara Riyadh-Aramco, Pakistan dan Turki Turun TanganAlarm Kematian El Nino di RI, Benarkah Belasan Ribu Terancam Tewas?Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih TerbukaRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan IjazahDulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan GibranCristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar JanjiSegini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atletMasalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di MalaysiaHaji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Internasional

Houthi Serang Bandara Riyadh-Aramco, Pakistan dan Turki Turun Tangan

CNN Internasional 1 menit baca 202 kata
Houthi Serang Bandara Riyadh-Aramco, Pakistan dan Turki Turun Tangan — gambar dari CNN Internasional
Gambar dari CNN Internasional. Ringkasan oleh Zona News.

Kelompok milisi Houthi Yaman menyatakan telah menyerang bandara internasional King Khalid di Riyadh hingga kilang minyak Aramco milik Arab Saudi pada Senin (4/10).

Seorang juru bicara Houthi menyebut serangan pada Senin juga menyasar lokasi-lokasi lain di wilayah selatan Saudi.

Ini merupakan serangan terbaru Houthi setelah sehari sebelumnya menyerang infrastruktur minyak Riyadh hingga menghentikan pemompaan di pipa Timur-Barat negara itu.

Houthi dan Saudi kembali panas setelah bandara di ibu kota Sanaa yang dikuasai Houthi diserang militer Yaman pada 13 Juli lalu. Houthi menuduh Saudi otak di balik serangan tersebut.

Konflik Houthi dan Saudi pecah setelah Riyadh mengintervensi perang saudara Yaman yang meletus pada tahun 2014. Kedua pihak sempat gencatan senjata pada 2022 namun kembali bertempur usai insiden di bandara Sanaa.

Koalisi pimpinan Saudi yang memerangi Houthi di Yaman pada Senin juga menyatakan telah menghancurkan situs-situs Houthi di pesisir Laut Merah.

Target-target tersebut antara lain gudang senjata, fasilitas penyimpanan kapal bermuatan bahan peledak, serta ranjau laut.

Sementara itu, otoritas Saudi, Turki, dan Pakistan bertemu di Riyadh untuk membahas perkembangan situasi. Ketiga negara telah meneken perjanjian pertahanan serupa NATO yang akan membela satu sama lain apabila salah satu anggota diserang.

Usai pertemuan, Pakistan dan Turki menyepakati akan mengerahkan pasukan ke Saudi berdasarkan pakta pertahanan tersebut.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/houthi-serang-bandara-riyadh-aramco-pakistan-dan-turki-turun-tangan-9c7bbea8/.

Baca juga

Penusukan di Sekolah Turki, 1 Siswa SMP Tewas

Seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) meninggal dunia dalam peristiwa penusukan di sebuah sekolah di ibu kota Istanbul, Turki, pada Selasa (6/10). Peristiwa itu terjadi di distrik Basaksehir, barat laut kota itu, sekitar pukul 08.40 waktu setempat.

CNN Indonesia

Semua berita Internasional