Huawei Watch GT 7 Series Bisa Pantau Badminton, Pukulan Ikut Dihitung
Huawei Watch GT 7 Series tidak hanya mengandalkan fitur kesehatan dan olahraga outdoor. Smartwatch terbaru Huawei ini juga mendukung olahraga raket seperti badminton, dengan kemampuan merekam detail permainan hingga jenis pukulan yang dilakukan pengguna.
Jika smartwatch pada umumnya lebih menonjolkan durasi latihan, kalori dan heart rate, Huawei Watch GT 7 Series memberikan lapisan informasi tambahan berupa pola pukulan. detikINET sempat mencoba langsung fitur badminton di jam pintar ini.
Jika smartwatch pada umumnya lebih menonjolkan durasi latihan, kalori dan heart rate, Huawei Watch GT 7 Series memberikan lapisan informasi tambahan berupa pola pukulan.
Setelah bermain sekitar 27 menit, smartwatch ini tidak sekadar mencatat durasi latihan dan detak jantung, tetapi juga menampilkan statistik pukulan secara lebih rinci.
Dalam salah satu sesi, layar Huawei Watch GT 7 mencatat durasi permainan 26 menit 47 detik, dengan 123 swings dan detak jantung yang pada saat pengambilan gambar menunjukkan 122 bpm.
Data yang ditampilkan menjadi lebih menarik ketika melihat rincian jenis pukulan. Setelah sekitar 27 menit bermain, Huawei Watch GT 7 Series mencatat 72 forehand, 51 backhand, 75 overhand, dan 48 underarm.
Informasi semacam ini membuat smartwatch tidak hanya berfungsi sebagai pencatat kalori atau detak jantung. Pemain bisa mendapatkan gambaran mengenai pola permainan mereka setelah pertandingan selesai.
Tentu angka tersebut bukan penilaian apakah teknik pukulan sudah benar atau tidak. Namun, data ini cukup berguna sebagai gambaran kebiasaan bermain. Pemain yang rutin berlatih juga bisa membandingkan statistik dari satu sesi ke sesi berikutnya untuk melihat perubahan pola permainan.
Misalnya, pengguna dapat melihat apakah selama bermain lebih banyak mengandalkan forehand atau backhand, sekaligus mengetahui seberapa sering melakukan pukulan overhand dan underarm.
Bukan Cuma Badminton Edy Supartono, Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia mengatakan Watch GT 7 Series mendukung berbagai olahraga raket dan mampu merekam data permainan secara lebih detail.
"Untuk olahraga raket, Huawei Watch GT 7 Series bisa merekam data pertandingan secara lebih lengkap, seperti forehand, backhand, jumlah swing, longest rally hingga heart rate. Jadi pengguna setelah bermain bisa mengevaluasi permainan dengan lebih detail," ujar Edy dalam peluncuran Huawei Watch GT 7 Series di Jakarta.
Dukungan olahraga Huawei Watch GT 7 Series tidak berhenti pada badminton. Smartwatch ini juga dapat digunakan untuk aktivitas seperti pickleball, padel, tenis, strength training, sepak bola hingga stair climbing. Standard recording 81.txt Huawei juga memberikan perhatian lebih besar pada olahraga outdoor. Untuk bersepeda, misalnya, Watch GT 7 Series membawa fitur seperti Virtual Power, Cycling FTP, Climb Route Planning, Climb Reminder hingga Sharp Turn Alert yang memberikan peringatan ketika pengguna mendekati tikungan tajam.
Ada pula dukungan ski dengan peta lebih dari 3.000 ski resort, wrist-based turn detection dan pengukuran G-force. Sementara Huawei Watch GT 7 Pro turut mendukung olahraga seperti freediving, golf dan trail running.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/huawei-watch-gt-7-series-bisa-pantau-badminton-pukulan-ikut-dihitung-c9f3aae2/.
Baca juga
Pembangunan pusat data tidak boleh ganggu ketersediaan air dan energi
Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan pembangunan pusat data kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia perlu mempertimbangkan ketersediaan energi dan air agar tidak mengganggu kebutuhan masyarakat.
Komdigi Bangun 'Jembatan' Satu Data, Perlinsos Diperluas Tahun Ini
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut Komdigi telah menyiapkan jembatan untuk Satu Data Indonesia. Mereka menyiapkan sistem penghubung yang disebut SPLP atau Sistem Penghubung Layanan Pemerintah.
GPT-6 Astra Kalah Telak Adu Starcraft Lawan Bot: Lalu Berbuat Curang
Model kecerdasan buatan (AI) besutan OpenAI, GPT-6 Astra, tertangkap basah melakukan kecurangan saat bertanding dalam kompetisi bot StarCraft di platform StarSkirmish.
Microdrama Adikku Merebut Suamiku di VShort: Dikhianati Saudara Kandung, Sophie Nekat Balas Dendam!
JAKARTA – V+Short menghadirkan microdrama berbasis AI terbaru berjudul “Adikku Merebut Suamiku”. Download V+Short dengan klik link di sini. Dari judulnya saja, cerita ini sudah bikin penasaran.