Lewati ke konten

Kamis, 8 Oktober 20263171 berita

Kagan dan Soai Raih Nobel Kimia 2026 Berkat Riset Molekul Kiri-KananBene Dion angkat pariwisata Sumut lewat medlei film "Pulang Kampung"Marc Marquez Janjikan Aksi Spesial Jika Menang di MotoGP Mandalika 2026League Cup Bisa Bawa Klub Indonesia ke Turnamen AsiaDari Tambak ke Industri, Garam Bima Mengejar Nilai TambahFaktor yang bisa mengganggu pendengaran, selain usia dan suara kerasJaksa Bongkar 4 Perkara dalam Dakwaan Febrie, Kantor Hukum Diduga Jadi Alat TPPU Rp 346 MiliarMomen Febrie Salami Jaksa Usai Didakwa Pemerasan hingga TPPU Rp350 MJaksa Bongkar Isi 3 Brankas Kasus Cuci Uang Febrie AdriansyahPembangunan pusat data tidak boleh ganggu ketersediaan air dan energi
Teknologi

Kagan dan Soai Raih Nobel Kimia 2026 Berkat Riset Molekul Kiri-Kanan

CNN Teknologi 2 menit baca 425 kata
Kagan dan Soai Raih Nobel Kimia 2026 Berkat Riset Molekul Kiri-Kanan — gambar dari CNN Teknologi
Gambar dari CNN Teknologi. Ringkasan oleh Zona News.

Ilmuwan Henri Kagan dan Kenso Soai meraih Nobel Kimia 2026 berkat penelitian tentang molekul yang memiliki dua bentuk saling bercermin, menyerupai tangan kiri dan kanan.

"Ini adalah hari paling membahagiakan dalam hidup saya, saya sangat senang bisa berbagi penghargaan ini dengan Profesor Henri Kagan," kata Soai saat berbicara melalui telepon dalam konferensi pers Hadiah Nobel, Rabu (7/10).

Ia mengatakan dirinya tengah berbelanja ketika menerima kabar tersebut.

Mengutip Reuters, badan pemberi penghargaan menyatakan keduanya mendapat penghargaan atas "penemuan efek nonlinier dan autokatalisis dalam sintesis organik asimetris".

Ketua Komite Nobel Kimia, Heiner Linke, menjelaskan bahwa penghargaan tahun ini menyoroti kimia dasar. Salah satu konsep utamanya adalah keberadaan molekul dalam dua bentuk yang terlihat serupa, tetapi tidak identik.

"Jadi, penghargaan tahun ini berkaitan dengan kimia dasar. Banyak molekul hadir dalam dua versi berbeda. Seperti tangan saya," kata Linke.

"Keduanya merupakan bayangan cermin satu sama lain, tampak serupa, tetapi tidak identik," tambahnya.

Analogi tangan membantu menjelaskan perbedaan tersebut. Tangan kiri dan kanan tampak serupa, tetapi keduanya tidak dapat ditumpangtindihkan hingga seluruh bagiannya cocok secara sempurna.

"Sifat molekul seperti itu disebut kiral, dari kata dalam bahasa Yunani yang berarti tangan," ujar Linke.

Penelitian Kagan dan Soai mengenai efek nonlinier serta autokatalisis dalam sintesis organik asimetris menjadi dasar pemberian penghargaan tahun ini.

Nobel Kimia merupakan penghargaan ketiga yang diumumkan sepanjang pekan Nobel. Pengumumannya menyusul Nobel Kedokteran pada Senin dan Nobel Fisika pada Selasa.

Meski terkadang kalah mendapat sorotan dibandingkan penghargaan di bidang fisika, sastra, dan perdamaian, Nobel Kimia telah mengakui berbagai penemuan berpengaruh, di antaranya adalah fisi nuklir dan teknik pengurutan genetik.

Pada tahun lalu, Nobel Kimia diberikan kepada Susumu Kitagawa, Richard Robson, dan Omar Yaghi atas pengembangan kerangka logam-organik atau metal-organic frameworks.

Struktur molekuler tersebut dapat membantu mengatasi berbagai tantangan, termasuk perubahan iklim dan keterbatasan air tawar.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/kagan-dan-soai-raih-nobel-kimia-2026-berkat-riset-molekul-kiri-kanan-8069a11c/.

Baca juga

Semua berita Teknologi