Mengapa Ada Orang yang Tidur dengan Mata Terbuka? Ini Penjelasannya
PERNAH terbangun dengan mata terasa kering, perih, atau seperti ada pasir yang mengganjal? Kondisi tersebut bisa menjadi salah satu tanda seseorang tidur dengan mata terbuka.
Dalam dunia medis, tidur dengan mata terbuka disebut nocturnal lagophthalmos. Kondisi ini terjadi ketika seseorang tidak dapat menutup kelopak mata sepenuhnya saat tidur.
Sekilas mungkin terdengar seperti kebiasaan yang tidak berbahaya. Namun, jika terjadi dalam waktu lama, kondisi tersebut dapat membuat permukaan mata kekurangan pelumas alami dan meningkatkan risiko gangguan pada mata.
Dilansir dari Health Line, kelopak mata berfungsi melindungi permukaan mata dan membantu mempertahankan lapisan air mata. Saat tidur, mata yang tertutup membantu menjaga permukaan mata tetap lembap.
Jika kelopak mata tidak menutup sempurna, permukaan mata dapat menjadi kering dan mengalami iritasi. Beberapa gejala yang mungkin muncul antara lain mata merah, pandangan kabur, mata terasa terbakar atau perih, iritasi dan rasa gatal, mata terasa seperti berpasir atau tergesek, hingga sensitif terhadap cahaya.
Selain itu, mata yang tidak tertutup sepenuhnya saat tidur juga bisa membuat seseorang merasa ada sesuatu yang mengganjal di mata. Dampak terakhir adalah kualitas tidur terganggu.
Seseorang terkadang tidak menyadari dirinya tidur dengan mata terbuka. Kondisi ini justru dapat diketahui setelah orang lain memberitahukannya atau ketika muncul keluhan pada mata setelah bangun tidur.
Nocturnal lagophthalmos umumnya berkaitan dengan gangguan pada saraf atau otot wajah yang berperan dalam menutup kelopak mata. Beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebab atau faktor.
Salah satunya bell's palsy atau kelumpuhan saraf wajah. Kemudian, penyebab lainnya adalah cedera atau trauma pada wajah dan kepala, stroke, tumor atau operasi di sekitar saraf wajah, penyakit neuromuscular, kondisi autoimun tertentu, infeksi tertentu, kerusakan atau jaringan parut pada kelopak mata akibat cedera atau luka bakar, mata menonjol akibat penyakit mata terkait Graves, dan operasi pada kelopak mata.
Pada sebagian orang, penyebabnya tidak dapat diketahui secara jelas. Kondisi ini juga dapat terjadi dalam keluarga.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/mengapa-ada-orang-yang-tidur-dengan-mata-terbuka-ini-penjelasannya-fe145b79/.
Baca juga
Dari Tambak ke Industri, Garam Bima Mengejar Nilai Tambah
Bima (ANTARA) - Pada musim panen, hamparan tambak garam di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, berubah menjadi bentangan putih yang menyilaukan mata. Kristal-kristal garam dikumpulkan, ditumpuk, lalu menunggu pembeli datang mengambilnya.
Faktor yang bisa mengganggu pendengaran, selain usia dan suara keras
Jakarta (ANTARA) - Neurorolog di The Ohio State University Wexner Medical Center, Nick Andresen membagikan sejumlah faktor yang bisa mengganggu pendengaran selain disebabkan usia maupun paparan suara keras.
Jaksa Bongkar 4 Perkara dalam Dakwaan Febrie, Kantor Hukum Diduga Jadi Alat TPPU Rp 346 Miliar
Kasus Korupsi di Kejaksaan Agung Jaksa Bongkar 4 Perkara dalam Dakwaan Febrie, Kantor Hukum Diduga Jadi Alat TPPU Rp 346 Miliar Jaksa mengungkap empat perkara yang berkaitan dengan penerimaan uang Febrie Adriansyah dalam perkara pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang.
Momen Febrie Salami Jaksa Usai Didakwa Pemerasan hingga TPPU Rp350 M
Eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah saling menyapa dan bersalaman dengan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Agung (Kejagung).