Profil 2 Calon Anggota BPK yang Diloloskan Komisi XI DPR
Komisi XI DPR RI menetapkan dua calon Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2026-2031. Kedua kandidat adalah Nyoman Adhi Suryadnyana dan Khaidir Abdurrahman.
Selanjutnya, nama Nyoman Adhi dan Khaidir akan dibawa dan ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPR RI.
Seperti apa profil 2 calon anggota BPK yang diloloskan Komisi XI DPR RI tersebut?
Nyoman Adhi bukan orang baru di BPK. Kini, Nyoman menjabat Anggota I BPK RI sejak April 2022. Sebelumnya, ia adalah Anggota VI BPK RI sejak November 2021.
Sebelum ke BPK, ia merupakan pegawai Kementerian Keuangan, khususnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Nyomman menjabat Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Sulbagsel (2019), Kepala Kantor KPPBC TMP C Manado (2017), dan Kepala Kantor KPPBC TMP C Ternate (2016).
Ia menempuh pendidikan D3 di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) Jakarta, dan lulus pada 1997. Setelah itu, Nyoman melanjutkan pendidikan S1 Ekonomi di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) dan lulus pada 2000.
Ia mengambil jenjang S2 Ekonomi di Fakultas Ekonomi UI yang diselesaikannya pada 2005, dan menempuh S2 Akuntansi di Fakultas Ekonomi Universitas Muslim Indonesia dan lulus pada 2023.
Calon anggota BPK lainnya adalah Khaidir Abdurrahman. Ia pernah menjabat Direktur Hubungan Kelembagaan di Asabri.
Khaidir tercatat pernah menjadi anggota DPRK Aceh Utara pada 2009-2014, dan anggota DPR RI Komisi IX pada 2014-2019.
Pria kelahiran Aceh tersebut merupakan Magister Administrasi Publik Universitas Malikussaleh tahun 2019, dan Sarjana Ilmu Politik di Universitas Malikussaleh pada 2016.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/profil-2-calon-anggota-bpk-yang-diloloskan-komisi-xi-dpr-3340b7e9/.
Baca juga
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan Ijazah
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menuturkan, Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan merupakan bagian penting dari upaya menghadirkan era baru hukum ketenagakerjaan.
Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi korporasi antar dua konglomerat, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik Low Tuck Kwong dengan PT Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam masih berlanjut.
Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$101,5 Imbas Ancaman Badai AS
Harga minyak mentah dunia naik pada perdagangan Rabu (7/10) dipicu oleh potensi gangguan pasokan akibat badai yang mengancam fasilitas produksi kilang minyak di Amerika Serikat (AS).
Rupiah dan Dong Jadi Jagoan Asia, Menguat Saat Mata Uang Lain Tertekan
Rupiah & Dong Jadi Jagoan Asia, Menguat Saat Mata Uang Lain Tertekan Jakarta, CNBC Indonesia - Pelemahan kembali mendominasi mata uang Asia pada perdagangan Rabu (7/10/2026).