Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262927 berita

Sewot Dicap Rasis, Israel Larang Masuk Pemimpin Green Party InggrisAlarm Kematian El Nino di RI, Benarkah Belasan Ribu Terancam Tewas?Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih TerbukaRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan IjazahDulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan GibranCristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar JanjiSegini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atletMasalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di MalaysiaHaji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Internasional

Sewot Dicap Rasis, Israel Larang Masuk Pemimpin Green Party Inggris

CNN Internasional 1 menit baca 256 kata
Sewot Dicap Rasis, Israel Larang Masuk Pemimpin Green Party Inggris — gambar dari CNN Internasional
Gambar dari CNN Internasional. Ringkasan oleh Zona News.

Israel melarang pemimpin Green Party Inggris Zack Polanski masuk ke negara tersebut setelah partainya mengesahkan resolusi yang menyebut Zionisme sebagai bentuk rasisme.

Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar memutuskan larangan tersebut pada Minggu (5/10).

Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan keputusan itu diambil setelah berkoordinasi dengan sejumlah otoritas terkait.

"Memutuskan untuk menyatakan pemimpin Green Party Zack Polanski dilarang masuk ke Israel," tulis Kementerian Luar Negeri Israel melalui X.

Larangan itu muncul beberapa jam setelah Green Party mengesahkan resolusi mengenai Zionisme dalam konferensi partai di Brighton. Sebanyak 56 persen anggota mendukung resolusi tersebut, sementara 44 persen menolaknya.

Resolusi itu menyebut Zionisme sebagai "ideologi rasis".

Dengan disahkannya resolusi tersebut, penggambaran Zionisme sebagai "gerakan rasis" menjadi bagian dari kebijakan resmi partai.

Menurut BBC, resolusi tersebut juga menyerukan pembentukan satu negara Palestina di seluruh wilayah Palestina historis. Negara itu diusulkan memberikan hak yang setara kepada seluruh penduduk, termasuk warga Yahudi.

Resolusi tersebut tidak secara eksplisit menyebut keberlanjutan Israel sebagai negara terpisah ataupun mendukung solusi dua negara.

Kementerian Luar Negeri Israel mengecam keputusan tersebut. Pemerintah Israel menilai resolusi Green Party mendukung perjuangan bersenjata melawan Israel dan menyerukan pendirian negara Palestina "dari sungai hingga laut".

Israel menilai slogan tersebut berarti penghapusan Negara Israel.

"Hari ini, Green Party di Inggris mengesahkan resolusi yang menyamakan Zionisme dengan rasisme, melegitimasi perjuangan bersenjata melawan Israel, dan menyerukan pendirian negara Palestina 'dari sungai hingga laut'," kata Kementerian Luar Negeri Israel.

Kementerian tersebut juga menuduh resolusi itu sebagai bentuk antisemitisme berdasarkan definisi International Holocaust Remembrance Alliance (IHRA).

Menurut Israel, resolusi itu menolak hak bangsa Yahudi untuk menentukan nasib sendiri.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/sewot-dicap-rasis-israel-larang-masuk-pemimpin-green-party-inggris-e85b3382/.

Baca juga

Penusukan di Sekolah Turki, 1 Siswa SMP Tewas

Seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) meninggal dunia dalam peristiwa penusukan di sebuah sekolah di ibu kota Istanbul, Turki, pada Selasa (6/10). Peristiwa itu terjadi di distrik Basaksehir, barat laut kota itu, sekitar pukul 08.40 waktu setempat.

CNN Indonesia

Semua berita Internasional