Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262927 berita

Turki dan Pakistan Sepakat Kerahkan Militer Bantu Saudi Lawan HouthiAlarm Kematian El Nino di RI, Benarkah Belasan Ribu Terancam Tewas?Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih TerbukaRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan IjazahDulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan GibranCristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar JanjiSegini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atletMasalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di MalaysiaHaji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Internasional

Turki dan Pakistan Sepakat Kerahkan Militer Bantu Saudi Lawan Houthi

CNN Internasional 1 menit baca 229 kata
Turki dan Pakistan Sepakat Kerahkan Militer Bantu Saudi Lawan Houthi — gambar dari CNN Internasional
Gambar dari CNN Internasional. Ringkasan oleh Zona News.

Turki dan Pakistan sepakat mengerahkan militer untuk membantu Arab Saudi melawan serangan kelompok milisi Houthi Yaman.

Dalam pernyataan pada Senin (5/10), Menteri Pertahanan Arab Saudi Khalid bin Salman menyatakan koalisi pertahanan antara Riyadh, Turki, dan Pakistan sepakat mengaktifkan "langkah-langkah pencegahan kolektif" sebagai tanggapan atas serangan di Saudi belakangan ini.

"Komite sepakat untuk mengaktifkan langkah-langkah pencegahan kolektif, dalam kerangka aliansi, sebagai tanggapan atas serangan dan semua pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut," katanya, seperti dikutip Al Jazeera.

Ia menambahkan aliansi telah "menegaskan kembali solidaritas dan persatuan negara kita, dalam menghadapi serangan keji terhadap Kerajaan dan tempat-tempat suci".

Turki, Saudi, dan Pakistan pada Agustus lalu meneken pakta pertahanan serupa NATO yang menetapkan bahwa serangan terhadap salah satu anggota akan dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.

Pada September lalu, Turki menyatakan siap membantu Arab Saudi usai Negeri Minyak menjadi target serangan bertubi-tubi Houthi. Pakistan juga ketika itu menyatakan serangan apa pun terhadap Saudi dapat mengaktifkan pakta Mekkah.

Dalam pernyataan terpisah pada Senin, Kementerian Luar Negeri Pakistan menyatakan bahwa Islamabad dan Ankara akan "menyediakan pasukan dan kemampuan militer yang telah disepakati dan memastikan pengerahan cepat mereka" ke Arab Saudi.

Pernyataan tersebut disampaikan tak lama setelah Houthi mengeklaim menyerang bandara internasional King Khalid di Riyadh, serta kilang minyak Aramco di Rabigh.

Pernyataan ini juga dilontarkan beberapa jam setelah pasukan koalisi pimpinan Saudi melancarkan serangan ke Mocha untuk merebut kembali wilayah yang direbut Houthi.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/turki-dan-pakistan-sepakat-kerahkan-militer-bantu-saudi-lawan-houthi-99566cf9/.

Baca juga

Penusukan di Sekolah Turki, 1 Siswa SMP Tewas

Seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) meninggal dunia dalam peristiwa penusukan di sebuah sekolah di ibu kota Istanbul, Turki, pada Selasa (6/10). Peristiwa itu terjadi di distrik Basaksehir, barat laut kota itu, sekitar pukul 08.40 waktu setempat.

CNN Indonesia

Semua berita Internasional