Lewati ke konten

Kamis, 8 Oktober 20263171 berita

AHY Respons Rencana KAI Impor KRL Bekas JepangBene Dion angkat pariwisata Sumut lewat medlei film "Pulang Kampung"Marc Marquez Janjikan Aksi Spesial Jika Menang di MotoGP Mandalika 2026League Cup Bisa Bawa Klub Indonesia ke Turnamen AsiaDari Tambak ke Industri, Garam Bima Mengejar Nilai TambahFaktor yang bisa mengganggu pendengaran, selain usia dan suara kerasJaksa Bongkar 4 Perkara dalam Dakwaan Febrie, Kantor Hukum Diduga Jadi Alat TPPU Rp 346 MiliarMomen Febrie Salami Jaksa Usai Didakwa Pemerasan hingga TPPU Rp350 MJaksa Bongkar Isi 3 Brankas Kasus Cuci Uang Febrie AdriansyahPembangunan pusat data tidak boleh ganggu ketersediaan air dan energi
Ekonomi

AHY Respons Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang

CNN Ekonomi 2 menit baca 342 kata
AHY Respons Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang — gambar dari CNN Ekonomi
Gambar dari CNN Ekonomi. Ringkasan oleh Zona News.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya menjaga industri perkeretaapian dalam negeri.

Hal itu merupakan respons atas rencana PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI yang hendak mengimpor Kereta Rel Listrik (KRL) bekas dari Jepang.

AHY mengaku belum dapat berkomentar lebih jauh karena masih perlu berdiskusi dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin.

Namun, ia menegaskan setiap kerja sama importasi dengan negara lain harus tetap mengedepankan semangat pengembangan industri nasional.

"Kalau ada kerja sama dengan negara-negara lain, termasuk Jepang, saya rasa adalah sebuah kewajaran, tapi yang paling penting semangatnya juga adalah bagaimana industri perkeretaapian nasional juga hidup, berkembang," ujar AHY ketika ditemui di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (7/10).

Ia mengakui penambahan rangkaian kereta (trainset) berkapasitas memadai dan modern saat ini memang dibutuhkan untuk melayani mobilitas masyarakat.

Meski demikian, ia kembali mengingatkan harapannya agar kemandirian industri kereta api nasional dapat terus dibangun.

Menurut AHY, kerja sama pengadaan kereta dari luar negeri wajib diiringi dengan proses alih teknologi antara kedua negara.

"Ada transfer of technology yang kemudian kita kembangkan sendiri menjadi inovasi domestik yang dibutuhkan untuk ke depan," ujar AHY.

Dalam kesempatan sama, AHY mengungkap pemerintah tengah berupaya memperluas jaringan perkeretaapian nasional.

Dari sisi prasarana, pemerintah akan memperluas dan menghidupkan kembali jalur-jalur rel.

Ia menyebut saat ini terdapat sekitar 7.000 kilometer rel kereta api berstatus aktif di Indonesia, sedangkan masih banyak jalur mati yang perlu direaktivasi.

Pengembangan infrastruktur tersebut juga mencakup pembangunan rel baru pada trase-trase yang dinilai krusial untuk menopang mobilitas manusia dan angkutan barang, khususnya sektor logistik.

AHY mencontohkan sentra-sentra komoditas di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi, yang saat ini sudah sangat membutuhkan dukungan jaringan kereta logistik.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/ahy-respons-rencana-kai-impor-krl-bekas-jepang-37672705/.

Baca juga

Semua berita Ekonomi