Bisa Deteksi Harta Penerima Bansos, Pemerintah RI Gunakan AI
Bisa Deteksi Harta Penerima Bansos, Pemerintah RI Gunakan AI Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) sekaligus Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan pemerintah akan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk membantu data terkait perlindungan sosial (perlinsos) Luhut mengatakan dengan menggunakan AI, maka data yang ada di kementerian dan lembaga bisa saling terintegrasi untuk kebutuhan data perlinsos.
"Semua data yang ada di kementerian/lembaga terkait kependudukan, nanti saling terintegrasi menggunakan bantuan AI," kata Luhut dalam konferensi pers di Kementerian Sosial, Rabu (30/9/2026).
Bahkan, pihaknya mengaku ada peranan "anak bangsa" dari proses integrasi data tersebut dan diakui oleh dunia.
"Jadi AI yang dibuat oleh anak-anak Indonesia, putra-putri Indonesia dan sampai hari ini, ini sangat diapresiasi oleh dunia," terang Luhut.
Selain untuk integrasi data, peranan AI ini juga dapat memperbaiki pengelompokan desil penerima perlinsos agar lebih akurat.
"Dengan AI ini, nanti desil-desilnya juga kita perbaiki semua, karena semua kementerian lembaga itu sekarang sudah bisa berkomunikasi satu sama lain dengan AI," ujar Luhut.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, data utama penerima bansos nantinya akan berasal dari data kependudukan yang ada di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mencakup informasi biometrik seperti pengenalan wajah (face recognition). Kemudian dicocokan dengan informasi kepemilikan tanah, kendaraan, hingga data perbankan.
"Data di Dukcapil nanti diintegrasikan dengan kepemilikan aset, sehingga ada tidak kepemilikan properti, misal dia punya tanah, nanti ATR/BPN masuk situ, kalau punya mobil, nanti kepolisian masuk situ," tegas Tito.
(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/bisa-deteksi-harta-penerima-bansos-pemerintah-ri-gunakan-ai-d4119ec1/.
Baca juga
Wanti-wanti Pengusaha Jelang Pengesahan RUU Ketenagakerjaan
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menyampaikan catatan jelang pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan menjadi undang-undang.
Pertamina Genjot Teknologi Carbon Capture, Bidik 20 Basin Produktif
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mempercepat implementasi teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) serta Carbon Capture and Storage (CCS) untuk mendukung transisi energi regional.
RI Bidik Kerja Sama Pengelolaan Air-Ketahanan Pangan dengan Swiss
Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kunjungan kerja ke Swiss. AHY bertemu Presiden Konfederasi Swiss Guy Parmelin.
Astra Dampingi Desa Gede Pangrango Kembangkan Wisata dan UMKM Lokal
Perjalanan pengembangan Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango dilakukan melalui kolaborasi masyarakat bersama berbagai pihak. Salah satunya melalui program Desa Sejahtera Astra dari PT Astra International Tbk ("Astra") yang mendampingi pengembangan potensi desa melalui bidang…