Lewati ke konten

Kamis, 8 Oktober 20263171 berita

Gaya Elegan Putri Charlene di Jamuan Kenegaraan Monaco, Andalkan Gaun Elie SaabBene Dion angkat pariwisata Sumut lewat medlei film "Pulang Kampung"Marc Marquez Janjikan Aksi Spesial Jika Menang di MotoGP Mandalika 2026League Cup Bisa Bawa Klub Indonesia ke Turnamen AsiaDari Tambak ke Industri, Garam Bima Mengejar Nilai TambahFaktor yang bisa mengganggu pendengaran, selain usia dan suara kerasJaksa Bongkar 4 Perkara dalam Dakwaan Febrie, Kantor Hukum Diduga Jadi Alat TPPU Rp 346 MiliarMomen Febrie Salami Jaksa Usai Didakwa Pemerasan hingga TPPU Rp350 MJaksa Bongkar Isi 3 Brankas Kasus Cuci Uang Febrie AdriansyahPembangunan pusat data tidak boleh ganggu ketersediaan air dan energi
Lifestyle

Gaya Elegan Putri Charlene di Jamuan Kenegaraan Monaco, Andalkan Gaun Elie Saab

Liputan6 Lifestyle 3 menit baca 611 kata
Gaya Elegan Putri Charlene di Jamuan Kenegaraan Monaco, Andalkan Gaun Elie Saab — gambar dari Liputan6 Lifestyle
Gambar dari Liputan6 Lifestyle. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Putri Charlene tampil elegan dalam balutan gaun Elie Saab saat mendampingi Pangeran Albert II dalam jamuan kenegaraan untuk menyambut Presiden Italia Sergio Mattarella dan putrinya, Laura Mattarella, di Monaco. Jamuan tersebut menjadi bagian dari kunjungan kenegaraan bersejarah Italia ke kerajaan itu.

Kunjungan yang berlangsung pada Jumat, 2 Oktober 2026, menjadi momen penting karena merupakan lawatan pertama seorang presiden Republik Italia ke Monaco. Istana Pangeran Monaco menyiapkan sejumlah agenda resmi untuk menyambut kedatangan Sergio Mattarella.

Ini termasuk malam opera yang kemudian dilanjutkan dengan jamuan kenegaraan di Throne Room, Princely Palace. Presiden Sergio Mattarella hadir bersama Laura Mattarella yang menjalankan peran sebagai pendamping resmi selama kunjungan tersebut.

Laura mengambil peran itu setelah sang ayah menjadi duda menyusul meninggalnya sang istri, Marisa Chiazzese, pada 2012, melansir Town & Country, Selasa, 6 Oktober 2026.

Untuk acara malam tersebut, Putri Charlene memilih gaun embroidered silk georgette rancangan desainer Lebanon tersebut. Gaun dengan material ringan dan detail bordir itu menghadirkan tampilan mewah yang tetap anggun untuk suasana jamuan kerajaan.

Pilihan busana tersebut juga melanjutkan kedekatan Putri Charlene dengan kreasi Saab dalam sejumlah agenda formal sepanjang 2026. Ia melengkapi penampilannya dengan anting platinum dan berlian dari Graff.

Perhiasan tersebut bukan koleksi baru bagi Putri Charlene. Anting yang sama sebelumnya pernah terlihat saat ia menghadiri Monaco Women Forum pada 2023.

Desainer Andalan Putri Charlene Pada Maret, Putri Charlene mengenakan gaun khusus rancanganSaab saat menghadiri Rose Ball Monaco 2026, salah satu agenda sosial penting di kerajaan tersebut. Gaun berwarna perak itu memiliki siluet off-shoulder dengan hiasan berkilau, serta cape dramatis yang menjuntai di bagian belakang.

Detail tersebut memberikan dimensi pada tampilan sekaligus menciptakan kesan glamor untuk acara malam. Penampilan berikutnya terlihat pada Red Cross Ball 2026 yang digelar pada Juli.

Putri Charlene kembali mengenakan rancangan Saab, kali ini berupa gaun one-shoulder dengan potongan kolom. Material yang memberikan efek bercahaya membuat siluet busana terlihat semakin menonjol.

Pilihan desain yang berbeda pada kedua kesempatan tersebut memperlihatkan variasi gaya Putri Charlene saat menghadiri agenda sosial kerajaan sepanjang tahun.

Juga untuk Agenda Siang Kreasi Saab juga menjadi pilihan Putri Charlene untuk sejumlah agenda di luar jamuan malam. Pada musim semi 2026, ia mengenakan jaket hijau hutan dari rumah mode tersebut yang dipadukan dengan celana panjang berhias bordir saat menghadiri pembukaan kembali sebuah taman bersejarah di Monaco.

Kedekatan gaya Putri Charlene dengan rancangan Saab juga terlihat saat menghadiri pelantikan Paus Leo pada 2025. Dalam kesempatan tersebut, ia memilih gaun midi putih dengan detail tepian bergelombang yang memberikan tampilan formal sekaligus elegan.

Pilihan warna putih itu memiliki arti tersendiri. Putri Charlene termasuk perempuan dari keluarga kerajaan Katolik yang memiliki hak le privilège du blanc. Hak istimewa tersebut memungkinkan perempuan tertentu mengenakan busana putih saat bertemu dengan Paus, sebuah tradisi yang hanya berlaku bagi sejumlah tokoh perempuan Katolik dari keluarga kerajaan.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/gaya-elegan-putri-charlene-di-jamuan-kenegaraan-monaco-andalkan-gaun-bf79f044/.

Baca juga

Vape berisiko jadi medium narkotika, advokat ajukan uji materi

Jakarta (ANTARA) - Advokat Zico Leonard Djagardo Simanjuntak mengajukan pengujian materiil Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pengaturan rokok elektronik atau vape yang menurut Pemohon dapat menjadi medium penyalahgunaan…

Antara

Semua berita Lifestyle