Lewati ke konten

Kamis, 8 Oktober 20263171 berita

Mobil Listrik Suzuki e Sky Resmi Dijual, Lebih Murah dari BYD RaccoBene Dion angkat pariwisata Sumut lewat medlei film "Pulang Kampung"Marc Marquez Janjikan Aksi Spesial Jika Menang di MotoGP Mandalika 2026League Cup Bisa Bawa Klub Indonesia ke Turnamen AsiaDari Tambak ke Industri, Garam Bima Mengejar Nilai TambahFaktor yang bisa mengganggu pendengaran, selain usia dan suara kerasJaksa Bongkar 4 Perkara dalam Dakwaan Febrie, Kantor Hukum Diduga Jadi Alat TPPU Rp 346 MiliarMomen Febrie Salami Jaksa Usai Didakwa Pemerasan hingga TPPU Rp350 MJaksa Bongkar Isi 3 Brankas Kasus Cuci Uang Febrie AdriansyahPembangunan pusat data tidak boleh ganggu ketersediaan air dan energi
Olahraga

Mobil Listrik Suzuki e Sky Resmi Dijual, Lebih Murah dari BYD Racco

CNN Otomotif 2 menit baca 434 kata
Mobil Listrik Suzuki e Sky Resmi Dijual, Lebih Murah dari BYD Racco — gambar dari CNN Otomotif
Gambar dari CNN Otomotif. Ringkasan oleh Zona News.

Suzuki resmi menjual kei car listrik e Sky di Jepang dengan harga mulai 2.120.000 yen atau sekitar Rp239,5 juta (kurs Rp112,95). Harga itu berada di bawah BYD Racco, kei car popular di luar merek Jepang, yang dibanderol mulai 2.145.000 yen atau Rp242,3 juta.

Dalam pengumuman resminya, Selasa (6/10), Suzuki menyebut e Sky mulai dijual pada 16 November 2026. Model ini merupakan kei car penumpang listrik pertama Suzuki.

e Sky hadir dalam tiga varian, yakni A seharga 2.120.000 yen, G 2.390.000 yen atau Rp270 juta, dan X 2.790.000 yen atau Rp315,1 juta. Harga tersebut sudah termasuk pajak konsumsi 10 persen.

Dibanding varian termurah Racco, e Sky varian A lebih murah 25.000 yen atau sekitar Rp2,8 juta.

Jarak harga keduanya makin lebar setelah subsidi pemerintah Jepang diperhitungkan. Menurut CarNewsChina, e Sky berhak atas subsidi 568.000 yen atau Rp64,2 juta, sehingga harganya turun menjadi 1.552.000 yen atau Rp175,3 juta.

Sementara Racco mendapat subsidi kendaraan listrik CEV sebesar 150.000 yen atau Rp16,9 juta. Harga Racco setelah subsidi menjadi 1.995.000 yen atau Rp225,3 juta.

Dengan demikian, selisih harga keduanya setelah subsidi mencapai 443.000 yen atau sekitar Rp50 juta.

Meski begitu, perbandingan ini tidak sepenuhnya setara. Varian A e Sky dibuat berdasarkan pesanan, dan CarNewsChina menyebut varian ini terutama menyasar konsumen korporat serta tidak dilengkapi fitur pengisian daya cepat.

Spesifikasi e Sky dan Racco Semua varian e Sky memakai baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 26 kWh dengan jarak tempuh 310 km berdasarkan standar WLTC Jepang.

Suzuki mengeklaim konsumsi listrik e Sky sebesar 97 Wh/km sebagai yang terbaik di kelas kei car listrik. Mobil ini memakai penggerak eAxle buatan Suzuki yang menyatukan motor, inverter, dan gigi reduksi dalam satu unit berpendingin oli.

Suzuki memanfaatkan teknologi baterai BYD untuk menekan harga e Sky.

Sementara Racco tersedia dalam varian 200 dengan baterai 22,4 kWh dan jarak tempuh 210 km, serta varian 300 berbaterai 35,84 kWh dengan jarak tempuh hingga 320 km.

Dari sisi dimensi, panjang dan lebar keduanya sama, yakni 3.395 mm dan 1.475 mm. Namun, e Sky lebih rendah dengan tinggi 1.625 mm dan jarak sumbu roda 2.460 mm, sedangkan Racco memiliki tinggi 1.800 mm dan jarak sumbu roda 2.520 mm.

Suzuki menargetkan penjualan e Sky sebanyak 1.000 unit per bulan.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/mobil-listrik-suzuki-e-sky-resmi-dijual-lebih-murah-dari-byd-racco-4a1785c1/.

Baca juga

League Cup Bisa Bawa Klub Indonesia ke Turnamen Asia

Liputan6.com, Jakarta - League Cup 2026/2027 diproyeksikan melampaui sekadar turnamen tambahan. Ajang yang diikuti 38 klub ini disiapkan sebagai jalan bagi tim Indonesia untuk mendapat kesempatan tampil di kompetisi antarklub Asia.

Liputan6 Bola

Semua berita Olahraga