Lewati ke konten

Kamis, 8 Oktober 20263171 berita

Momen Wali Kota Prancis Lindungi Pedemo dari Kekerasan AparatBene Dion angkat pariwisata Sumut lewat medlei film "Pulang Kampung"Marc Marquez Janjikan Aksi Spesial Jika Menang di MotoGP Mandalika 2026League Cup Bisa Bawa Klub Indonesia ke Turnamen AsiaDari Tambak ke Industri, Garam Bima Mengejar Nilai TambahFaktor yang bisa mengganggu pendengaran, selain usia dan suara kerasJaksa Bongkar 4 Perkara dalam Dakwaan Febrie, Kantor Hukum Diduga Jadi Alat TPPU Rp 346 MiliarMomen Febrie Salami Jaksa Usai Didakwa Pemerasan hingga TPPU Rp350 MJaksa Bongkar Isi 3 Brankas Kasus Cuci Uang Febrie AdriansyahPembangunan pusat data tidak boleh ganggu ketersediaan air dan energi
Internasional

Momen Wali Kota Prancis Lindungi Pedemo dari Kekerasan Aparat

CNN Internasional 1 menit baca 88 kata
Momen Wali Kota Prancis Lindungi Pedemo dari Kekerasan Aparat — gambar dari CNN Internasional
Gambar dari CNN Internasional. Ringkasan oleh Zona News.

25 VIDEO Momen Wali Kota Prancis Lindungi Pedemo dari Kekerasan Aparat @enzorabouyy via X CNN Indonesia Rabu, 07 Okt 2026 18:45 WIB Wali Kota Saint Denis di Prancis, Bally Bagayoko, viral di media sosial usai terekam melindungi pelajar yang demontrasi dari kekerasan aparat kepolisian.

Dalam video yang beredar, Bagayoko dengan setelan jasnya tampak berada di barisan depan menghadang polisi yang terus mendekati demonstran.

Sembari dia melindungi para demonstran tampak asap hitam mengepul di belakang. Polisi terus berusaha merangsek ke arah pengunjuk rasa, demikain dikutip Al Jazeera, Rabu (7/10).

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/momen-wali-kota-prancis-lindungi-pedemo-dari-kekerasan-aparat-898c8210/.

Baca juga

FOTO: Jadi Juara Piala Teluk, Arab Saudi Akhiri Puasa Gelar

FOTO: Jadi Juara Piala Teluk, Arab Saudi Akhiri Puasa Gelar CNN Indonesia Rabu, 07 Okt 2026 23:05 WIB Jakarta, CNN Indonesia -- Puasa gelar Arab Saudi yang sudah berlangsung sejak 2004 berakhir setelah skuad Green Falcon mengalahkan Uni Emirat Arab pada final Piala Teluk ke-27.

CNN Indonesia

Semua berita Internasional