Lewati ke konten

Kamis, 8 Oktober 20263171 berita

T-OPT Perluas Suku Cadang Alternatif, Harga Mulai Rp 125 RibuanBene Dion angkat pariwisata Sumut lewat medlei film "Pulang Kampung"Marc Marquez Janjikan Aksi Spesial Jika Menang di MotoGP Mandalika 2026League Cup Bisa Bawa Klub Indonesia ke Turnamen AsiaDari Tambak ke Industri, Garam Bima Mengejar Nilai TambahFaktor yang bisa mengganggu pendengaran, selain usia dan suara kerasJaksa Bongkar 4 Perkara dalam Dakwaan Febrie, Kantor Hukum Diduga Jadi Alat TPPU Rp 346 MiliarMomen Febrie Salami Jaksa Usai Didakwa Pemerasan hingga TPPU Rp350 MJaksa Bongkar Isi 3 Brankas Kasus Cuci Uang Febrie AdriansyahPembangunan pusat data tidak boleh ganggu ketersediaan air dan energi
Olahraga

T-OPT Perluas Suku Cadang Alternatif, Harga Mulai Rp 125 Ribuan

Liputan6 Otomotif 3 menit baca 653 kata
T-OPT Perluas Suku Cadang Alternatif, Harga Mulai Rp 125 Ribuan — gambar dari Liputan6 Otomotif
Gambar dari Liputan6 Otomotif. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Kebutuhan terhadap suku cadang alternatif untuk kendaraan terus berkembang, terutama di tengah pertimbangan konsumen terhadap biaya perawatan mobil. Kondisi tersebut turut mendorong perkembangan T-OPT, lini suku cadang alternatif Toyota yang telah diperkenalkan di Indonesia sejak dua tahun lalu.

Kehadiran T-OPT ditujukan sebagai pilihan suku cadang untuk pemilik kendaraan Toyota yang mempertimbangkan aspek kualitas dan harga dalam melakukan perawatan kendaraan.

Dalam perkembangannya, permintaan terhadap produk T-OPT disebut menunjukkan peningkatan. Respons positif juga datang dari toko suku cadang, bengkel umum, hingga jaringan distributor yang memasarkan produk tersebut.

Owner Bengkel Biso Jaya Mandiri, Biso Warno, mengatakan, keberadaan suku cadang alternatif menjadi salah satu pilihan bagi konsumen, khususnya mereka yang cukup sensitif terhadap harga.

“Adanya T-OPT sebagai part alternatif sangat menjawab kebutuhan pelanggan khususnya di segmen pasar sensitif harga. Kualitas terjamin dan harga yang kompetitif adalah kombinasi yang pas,” ujar Biso Warno dalam gelaran T-OPT Gathering di Hotel Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Menurutnya, komponen yang masuk kategori fast moving memiliki potensi permintaan cukup besar. Pengembangan produk pada komponen kopling juga dinilai dapat memperluas pilihan suku cadang yang tersedia di pasar.

Saat ini, T-OPT memiliki 11 jenis produk yang mencakup sejumlah komponen fast moving. Produk tersebut antara lain kampas rem depan dan belakang, filter kabin, filter bensin, filter udara, wiper blade, serta V-belt.

Lini produk tersebut kemudian diperluas dengan komponen sistem kopling. Produk yang ditawarkan mencakup kampas kopling atau disc clutch, cover clutch atau matahari, serta release bearing atau drag laker.

Pengembangan tersebut membuat pilihan suku cadang T-OPT tidak hanya mencakup komponen perawatan rutin, tetapi juga bagian dari sistem pemindah tenaga kendaraan.

Produk T-OPT ditujukan untuk sejumlah model Toyota yang memiliki populasi cukup besar di Indonesia. Beberapa di antaranya Agya, Calya, Avanza, Veloz, Yaris, Vios, Innova, Rush, dan Fortuner.

Selain mobil penumpang, lini tersebut juga mencakup kendaraan komersial seperti Hilux dan Rangga.

Toyota juga menambah tiga komponen baru ke dalam lini T-OPT. Ketiganya menyasar kebutuhan perawatan kendaraan dengan model dan jenis mesin yang berbeda.

Pertama, disc clutch atau kampas kopling untuk Toyota Hilux dan Kijang. Komponen ini ditawarkan dengan kisaran harga Rp 595 ribu hingga Rp850 ribu.

Kedua, cover clutch atau matahari yang diperuntukkan bagi Toyota Fortuner dan Kijang. Harganya berada di kisaran Rp 420 ribu hingga Rp 935 ribu.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/t-opt-perluas-suku-cadang-alternatif-harga-mulai-rp-125-ribuan-041d6efb/.

Baca juga

League Cup Bisa Bawa Klub Indonesia ke Turnamen Asia

Liputan6.com, Jakarta - League Cup 2026/2027 diproyeksikan melampaui sekadar turnamen tambahan. Ajang yang diikuti 38 klub ini disiapkan sebagai jalan bagi tim Indonesia untuk mendapat kesempatan tampil di kompetisi antarklub Asia.

Liputan6 Bola

Semua berita Olahraga